Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineNews UpdatePeristiwa

Cerita Fajar Kembalikan Bantuan Ganjar: Saya Merasa Diorek-orek

×

Cerita Fajar Kembalikan Bantuan Ganjar: Saya Merasa Diorek-orek

Sebarkan artikel ini
Fajar Nugroho dan keluarga di rumahnya. (dokumen pribadi)

SEMARANG, 12/1 (beritajateng.tv) – Fajar Nugroho, Selasa (11/1/2022) bekerja seperti biasa. Warga Dusun Mungseng, RT 1 RW 1, Kemantenansari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tersebut punya home industry pembuatan keripik jagung. Saat istirahat bekerja, dia iseng mencari hiburan dengan membuka-buka YouTube. Namun Fajar sontak kaget melihat videonya bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo muncul. Konten yang tayang di YouTube pribadi Ganjar tersebut diberi judul dramatis, “RUMAH REYOT KADER PDI PERJUANGAN DI TANAH BENGKOK”.  Hingga Rabu (12/1/2022) malam video tersebut sudah ditonton sekitar 27.000 kali.

Video berdurasi 4 menit tersebut berisi kunjungan Ganjar Pranowo ke rumah Fajar. Dalam video tersebut, Ganjar terlihat bercengkerama dengan keluarga Fajar, termasuk menyapa anaknya. Ganjar lantas memberi bantuan sembako, ponsel, dan mainan anak. Masih dalam video tersebut, dia juga menjanjikan membedah rumah Fajar yang berdiri diatas tanah bengkok menggunakan uang pribadinya. Fajar juga dijanjikan diberi peralatan cuci motor.

Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Temanggung tersebut merasa kondisi kemiskinannya diekploitasi dan dijadikan ajang pencitraan. “Video saya diunggah, lihat komennya pedas-pedas. Saya agak terpukul karena mengatasnamakan kader partai, sebenarnya kalau diunggah tidak mengatasnamakan partai, atas nama orang biasa, fine-fine aja. Ini saya serasa diorek-orek (dipermalukan),” ungkapnya saat dihubungi beritajateng.tv, Rabu (12/1/2022) malam.

Fajar bercerita didatangi Ganjar Pranowo di rumahnya pada Minggu (9/1/2022), menjelang HUT ke 49 PDI Perjuangan. Menurutnya, Ganjar datang secara tiba-tiba bersama sejumlah orang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Datang membawa tim, ada lebih dari lima orang. Ada yang bawa kamera. Datang tiba-tiba, nggak ada konfirmasi, tanpa pemberitahuan,” kata Fajar.

Dia mengaku semula menyambut baik kedatangan Ganjar. Selain memberi bantuan sembako, ponsel, dan mainan anak, Ganjar saat itu menyatakan keinginannya untuk membedah rumah Fajar yang reyot. Karena rumah Fajar berdiri diatas tanah bengkok dan tidak bisa dibedah menggunakan program Rumah Tak Layak Huni (RTLH), Ganjar menjanjikan akan menggunakan dana pribadi. Di akhir kunjungan, dia juga berjanji memberikan peralatan cuci motor.

Fajar merasa kondisi kemiskinannya yang dieksploitasi tersebut merendahkan martabat partai. Rabu (12/1/2022), Fajar akhirnya memutuskan mengembalikan bantuan yang telah diterimanya melalui kelurahan. Dia memilih ke kelurahan karena tidak tahu harus mengembalikan kemana bantuan yang diterima.

Tinggalkan Balasan