Scroll Untuk Baca Artikel
Politik

Mantan Wagub Ganjar Pranowo Daftar Cawagub Lagi, Heru Sudjatmoko: Balas Budi Saya ke PDIP

×

Mantan Wagub Ganjar Pranowo Daftar Cawagub Lagi, Heru Sudjatmoko: Balas Budi Saya ke PDIP

Sebarkan artikel ini
Heru Cawagub
Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko (kiri), saat mengembalikan berkas pendaftaran Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah 2024-2029 ke Panti Marhaen, Kamis, 30 Mei 2024 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, mengembalikan berkas pendaftaran Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah 2024-2029 ke Panti Marhaen, Kamis, 30 Mei 2024 sore.

Wagub Jawa Tengah pendamping Ganjar Pranowo itu terpantau tiba di Panti Marhaen atau Kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah pukul 14.45 WIB. Heru merupakan sosok pertama yang mengambil formulir pendaftaran.

Saat pihaknya mengembalikan berkas pendaftaran Cawagub, Heru mengungkap kesetiannya kepada Partai Banteng yang telah mendulang karier politiknya hingga saat ini. Pria kelahiran 1951 itu saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI 2019-2024.

BACA JUGA: Daftar Cawagub via PDIP Jawa Tengah, Anggota DPR RI Riyanta Singgung Baliho Masif Tapi Nihil Gerakan

“Dari awal Insyaallah, sampai nafas saya dijemput oleh Allah, saya tetap setia kepada PDI Perjuangan,” ujar Heru saat memberikan sambutannya.

Memasuki usia senja, yakni 73 tahun, Heru mengaku siap dan sehat jika mendapat rekomendasi maju kembali sebagai Wagub Jawa Tengah.

“Saya merasa bekerja sudah lama, hampir lebih dari 40 tahun. Sejak usia 23 tahun saya mulai bekerja di Kabupaten Purbalingga, jabatan Mantri Polisi Pamong Praja. 2013 jadi Wagub Jawa Tengah dan 2019 jadi DPR RI, asal saya memang birokrasi,” akunya.

Heru Sudjatmoko maju Cawagub lagi sebagai balas budi ke PDIP

Heru pun tak menampik karier politiknya tersebut lantaran dorongan dari PDIP. Sehingga, pendaftarannya sebagai Cawagub Jawa Tengah ini tak lain sebagai balas budinya kepada PDIP.

“Semua karena didorong dan direkomendasi oleh PDIP, saya merasa berutang budi pada PDIP dan saya merasa saya punya pengalaman panjang di pemerintahan, barangkali parpol masih membutuhkan saya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan