Jateng

Seratus Hari Kinerja Luthfi-Yasin, Ketua DPRD Jateng: Kemiskinan dan Pengangguran Masih Tinggi

×

Seratus Hari Kinerja Luthfi-Yasin, Ketua DPRD Jateng: Kemiskinan dan Pengangguran Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini
100 hari
Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, saat dijumpai di Panti Marhaen, Kota Semarang, Minggu, 1 Juni 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, menyebut angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi pada 100 hari kinerja Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin.

“Yang utama pengurangan kemiskinan, [angkanya] di Jawa Tengah masih tinggi; pengangguran itu juga jadi PR utama,” ungkap Sumanto saat beritajateng.tv jumpai di Panti Marhaen, Kota Semarang, Minggu, 1 Juni 2025.

Kendati begitu, Sumanto menyebut 100 hari merupakan waktu yang singkat untuk menilai kinerja gubernur dan wakil gubernur. Pihaknya mengaku akan menunggu implementasi dari visi dan misi yang Luthfi-Yasin sampaikan.

“Ya 100 hari itu yang jelas waktu yang singkat. Jadi visi misi sudah disampaikan, kita tunggu pelaksanaannya saja. Kalau 100 hari disuruh menilai bagaimana? Pemerintahannya kan lama, yang jelas RPJMD dan aksi ke depan yang kita tunggu,” tegas Sumanto.

BACA JUGA: Seratus Hari Kerja, Luthfi-Yasin Gandeng Berbagai Lembaga Percepat Pembangunan Daerah di Jateng

Sumanto menuturkan, menjadikan Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan ialah hal yang utama. Kata dia, mempertahankan status Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan itu tertuang dalam RPJMD dan RPJPD.

“Kalau suruh DPRD menilai 100 hari, saya kira belum fair. Harusnya bisa bangun dengan visi-misi, yang paling utama adalah karena RPJPD-nya yaitu Jateng jadi Lumbung Pangan Nasional. RPJMD-nya juga begitu,” tutur Sumanto.

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) asal Jawa Tengah itu menuturkan, Luthfi-Yasin sudah terlihat menjalankan RPJMD.

“Secara roda pemerintahan sudah berjalan, pencanangan RPJMD sudah berjalan. Sektor yang lain kita harapkan bisa berjalan, karena butuh waktu dan koordinasinya bisa berjalan,” pungkas Sumanto.

Luthfi-Yasin rilis Kartu Zilenial dan pengesahan Perda Pesantren di 100 hari kepemimpinan

Adapun janji kampanye yang Luthfi-Yasin lakukan dalam 100 hari kerja tak lain ialah program Kartu Zilenial.

Program tersebut peruntukannya yakni bagi pemuda berusia 16 hingga 30 tahun sebagai sarana untuk mendukung pengembangan diri di bidang kewirausahaan, keterampilan, digital, dan komunitas.

BACA JUGA: Seratus Hari Kinerja Luthfi-Yasin, Sekolah Swasta Sambut Program Pendidikan Gratis Pemprov Jateng

Program kreatif itu resmi Luthfi luncurkan pada Rabu, 23 Mei 2025 lalu di Taman Cerdas Jebres, Kota Surakarta.

Selain itu, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pesantren juga berhasil tersahkan dalam 100 hari kepemimpinan Luthfi-Yasin. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp