“Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk sumber daya manusia unggul yang kelak akan menjadi penerus pembangunan Kabupaten Blora,” ujarnya.
Tahun ini Blora mengirimkan atlet untuk bertanding pada 17 cabang olahraga, yakni dayung, atletik, angkat besi, menembak, voli indoor, voli pasir, wushu, tinju, karate, renang, judo, taekwondo, tenis meja, panjat tebing, bulutangkis, panahan, dan gulat.
Sri Setyorini menilai keikutsertaan dalam 17 cabang olahraga menunjukkan pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Blora terus berkembang.
BACA JUGA: Ratusan Atlet Blora Bersiap Popda Jateng, Akankah Mempertahankan Posisi Lima Besar?
“Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Blora terus berkembang dan semakin baik dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, saya berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang ԁimiliki di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya.
Kepada para atlet, Sri Setyorini berpesan agar tidak minder menghadapi peserta dari daerah lain. Ia meminta seluruh atlet tampil percaya diri, ԁisiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Jangan pernah merasa minder menghadapi atlet dari daerah lain. Kalian telah melalui proses seleksi dan latihan yang tidak mudah. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” pesannya.
Ia juga meminta para pelatih dan ofisial terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada atlet selama pertandingan.
Seluruh kontingen juga ԁiminta menjaga kesehatan dan kekompakan. Para atlet ԁiharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mampu menunjukkan sikap santun, berintegritas, dan menjaga nama baik Kabupaten Blora.
“Mari kita doakan bersama agar seluruh kontingen Kabupaten Blora ԁiberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta mampu meraih hasil yang terbaik pada POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,” pungkas Sri Setyorini. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




