Ia juga menekankan pentingnya adopsi teknologi dan inovasi layanan kesehatan dari negara-negara maju seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. Menurutnya, Indonesia harus mampu mengejar ketertinggalan dalam sistem pelayanan kesehatan agar lebih efisien dan terjangkau di tengah meningkatnya biaya kesehatan.
Yunita juga menyinggung tentang regulasi baru terkait sistem pelayanan berbasis kompetensi. Para dokter termasuk spesialis neurologi perlu menempatkan diri, apakah mereka mampu memberikan layanan dasar, madya, atau paripurna. (*)
Editor: Elly Amaliyah





