Scroll Untuk Baca Artikel
Politik

Optimistis Menangkan Gugatan Hasil Pilgub Jawa Tengah, Tim Luthfi-Yasin: Buktikan Saja Tuduhannya

×

Optimistis Menangkan Gugatan Hasil Pilgub Jawa Tengah, Tim Luthfi-Yasin: Buktikan Saja Tuduhannya

Sebarkan artikel ini
Luthfi-Yasin Gugatan
Juru bicara Luthfi-Yasin, Zulkifli (kanan), saat di Posko Pemenangan, Rabu, 27 November 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tim calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 02 Ahmad Luthfi-Yasin mengaku siap menghadapi gugatan sengketa Pilkada yang dilayangkan rivalnya, paslon nomor urut 01, Andika PerkasaHendrar Prihadi.

Hal tersebut terungkap oleh Zulkifli, juru bicara tim pemenangan Luthfi-Yasin. Ia menyatakan pihaknya telah mengetahui adanya gugatan dari Andika-Hendi. Ia pun menegaskan bahwa tim Luthfi-Yasin menghormati keputusan tersebut.

“Langkah kami sejauh ini sesuai aturan penyelenggaraan Pemilu, sesuai regulasi, karena ada gugatan kami siap untuk menghadapi itu,” katanya saat beritajateng.tv hubungi, Kamis, 19 Desember 2024.

BACA JUGA: Luthfi-Yasin Mulai Catat Janji-janji Selama Kampanye, Fokus Entaskan Kemiskinan

Seperti diketahui, Andika-Hendi mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Atas hal itu, Zulkifli mengatakan timnya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi persidangan nanti.

“Ada beberapa langkah-langkah yang sudah didiskusikan secara internal, nanti kami tinggal menunggu jadwal yang sudah ditetapkan oleh MK kapan kami untuk menjelaskan konfirmasi sebagai pihak terkait dalam proses itu,” sambungnya.

Optimis menang

Lebih lanjut, gugatan Andika-Hendi sendiri berisi dugaan mobilisasi kepada aparat penegak hukum hingga ke tingkat kepala desa pada Pilkada Jateng 2024. Merespons itu, Zulkifli menanggapinya santai.

Menurutnya, tim Andika-Hendi sah-sah saja bila beranggapan demikian. Namun, mereka juga perlu membuktikan apakah benar ada mobilisasi aparat penegak hukum. Jangan sampai, kata Zulkifli, tuduhan-tuduhan itu tak berdasar dan hanya menjadi bola panas di publik.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran

Tinggalkan Balasan