Kesehatan

Abu Vulkanik Belum Terdeteksi di Semarang, Dinkes: Jangan Panik tapi Tetap Waspada

×

Abu Vulkanik Belum Terdeteksi di Semarang, Dinkes: Jangan Panik tapi Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Kadinkes Semarang Buka Suara Soal PHK Sepihak Sopir Ambulans, Klaim Tak Ada Maladministrasi
Kepala Dinkes Kota Semarang, M. Abdul Hakam. (Ellya/beritajateng.tv)

Dinas Kesehatan Kota Semarang juga menyiapkan langkah penanganan apabila nantinya ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanis.

Namun, Hakam berharap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak sampai memasuki Semarang. Berdasarkan arah pergerakan angin yang di jelaskan, material erupsi diperkirakan bergerak ke arah barat daya menuju Samudra Hindia.

“Kalau memang abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum sampai di sini dan mudah-mudahan tidak. Karena memang secara angin itu larinya ke Samudra Hindia, artinya ke arah barat daya,” katanya.

Di sisi lain, kondisi udara Semarang pada musim kemarau juga perlu mendapat perhatian. Konsentrasi partikel halus seperti PM2,5 tetap menjadi salah satu indikator yang perlu di pantau.

Hakam mengatakan sejauh ini belum terlihat perubahan signifikan pada kadar PM2,5 di Semarang setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9).

“Sebelum ada abu vulkanik, ternyata PM2,5-nya itu tidak ada yang berbeda, artinya sama,” ujarnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp