Olahraga

AC Milan Cemas Situasi Donnarumma Terulang pada Kasus Maignan

×

AC Milan Cemas Situasi Donnarumma Terulang pada Kasus Maignan

Sebarkan artikel ini
Mike Maighnan saat membela AC Milan
Mike Maighnan saat membela AC Milan (Sumber: instagram@versus)

SEMARANG, beritajateng.tv – AC Milan kini berada dalam situasi penuh kecemasan terkait masa depan kiper utama mereka, Mike Maignan, yang berpotensi mengalami kondisi serupa dengan Gianluigi Donnarumma.

Pembicaraan kontrak anyar antara AC Milan dan Mike Maignan masih berjalan hingga saat ini.

Manajemen I Rossoneri memiliki waktu yang cukup terbatas. Sebab, mulai Januari 2026, Maignan sudah dapat menjalin komunikasi dengan klub lain untuk membahas kesepakatan pra-kontrak.

Kondisi tersebut membuka peluang Maignan hengkang tanpa biaya transfer pada bursa musim panas tahun depan.

Ancaman Kehilangan Maignan Tanpa Biaya Transfer

Kondisi tersebut menjadi skenario terburuk yang mungkin AC Milan hadapi. Kontrak Mike Maignan akan berakhir pada Juni 2026 dan situasi itu memunculkan ancaman kepergian sang kiper tanpa biaya transfer.

Media ternama Italia, memberi peringatan soal potensi masalah ini. Keadaan yang Milan alami sekarang mengingatkan pada kisah lama saat klub berupaya memperpanjang kontrak Gianluigi Donnarumma.

Pada masa itu, Donnarumma digadang-gadang menjadi bintang besar di San Siro. Kemampuan luar biasa di bawah mistar gawang membuatnya cepat meraih simpati Milanisti meski usianya masih sangat muda.

BACA JUGA: Jadwal Pertandingan Futsal Putra SEA Games 2025 serta Skuad Pemain Timnas Indonesia

Namun, permintaan gaji tinggi dalam kontrak baru mendorong Donnarumma hengkang sebagai free agent pada musim panas 2021.

Kiper asal Italia itu kemudian memilih hijrah ke Paris dan bergabung dengan PSG. Keputusan tersebut memicu kemarahan pendukung AC Milan, meski perasaan itu perlahan mereda setelah klub merekrut Maignan dari Lille.

Lebih dari empat tahun berlalu, situasi serupa berpeluang muncul kembali dalam proses negosiasi kontrak Mike Maignan. Kiper berusia 30 tahun itu kabarnya meminta kenaikan gaji hingga 8 juta euro per musim.

Sementara itu, manajemen Milan hanya sanggup menawarkan bayaran sekitar 5 juta euro per tahun. Perbedaan tersebut membuat pembicaraan kedua pihak belum menemukan titik temu.

Bantahan Isu Permintaan Gaji

Isu permintaan gaji itu kemudian mendapat bantahan dari direktur olahraga AC Milan, Igli Tare. Ia menegaskan belum pernah ada pembahasan soal angka-angka tersebut.

Menurut Tare, Maignan merupakan sosok luar biasa, pemimpin tim, dan pemain penting bagi skuad. Ia juga menekankan bahwa Maignan ingin bertahan di Milan, sementara klub pun berniat memperpanjang kontraknya karena masih memiliki cukup waktu untuk bernegosiasi.

Peran Maignan di bawah mistar gawang sangat vital bagi AC Milan. Ia menjadi figur kunci saat I Rossoneri meraih scudetto musim 2020–2021 dan kini memegang ban kapten tim.

Milan juga menyadari minat terhadap Maignan cukup besar, terutama dari klub-klub Inggris yang siap mengajukan tawaran lebih tinggi.

Meski begitu, klub peraih 19 gelar Liga Italia tersebut tetap berharap kesepakatan tercapai dalam beberapa pekan ke depan.

Perpanjangan kontrak Maignan menjadi fokus utama manajemen sebelum bursa transfer musim dingin 2026 berlangsung. Pelatih Massimiliano Allegri bahkan ikut turun tangan untuk meyakinkan Maignan agar bersedia meneken kontrak anyar.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp