Program-program yang telah berjalan dengan baik, seperti sekolah gratis dan penanganan masalah kesehatan, akan di lanjutkan dan di tingkatkan. Mereka juga berencana tetap mengupayakan dana Rp 25 juta untuk setiap RT meskipun ada isu pemangkasan anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
Agustin-Iswar berkomitmen bahwa efisiensi anggaran ini tidak akan berpengaruh negatif terhadap sektor kesehatan dan pendidikan, serta tetap berfokus pada kesejahteraan masyarakat. “Kami akan memetakan anggaran penting tanpa mengurangi hal-hal yang esensial, demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Iswar. (*)
Editor: Elly Amaliyah





