Setelah itu, kata Luthfi, pertemuan selesai dan para kepala daerah kembali ke tempat masing-masing.
“Hanya itu, setelah itu kembali,” ucapnya.
Luthfi Mengaku Baru Tahu OTT KPK Pagi Harinya
Luthfi juga menegaskan tidak mengetahui adanya operasi tangkap tangan yang KPK lakukan terhadap Fadia pada dini hari tersebut.
Saat ditanya apakah mengetahui adanya OTT setelah para kepala daerah meninggalkan tempatnya, Luthfi mengaku baru mengetahui kabar tersebut pada pagi hari.
“Enggak tahu kalau ada OTT dan lain sebagainya kita enggak tahu. Tahunya paginya telah ada OTT itu sendiri,” katanya.
Ia pun menyebut peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah.
“Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati wali kota termasuk seluruh ASN di tempat kita untuk menciptakan clear dan good government di wilayah kita agar tidak melanggar hukum,” pungkasnya.
BACA JUGA: Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Delta Asri Harus Segera Terlaksana
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut tak menerima informasi mengenai pertemuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT).
“Selama kami ada di posko, itu enggak ada informasi itu. Ini kami sampaikan saja. Tapi saya kurang tahu kalau si ibunya apakah seperti apa gitu,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih, Rabu, 4 Maret 2026.
Asep mengungkap baik penyidik di lapangan maupun yang berada di posko tidak mendapat informasi mengenai pertemuan itu. (*)
Editor: Farah Nazila





