“Artinya saat tampil lepas tanpa beban, tidak ada jatuh, tidak ada kesalahan sehingga nilai itu maksimal, karena kesalahan sedikit di senam sangat berpengaruh ke penilaian,” bebernya.
Ia pun berharap, perolehan medali pertama dari senam artistik putra khususnya Saddam bisa menjadi pemompa semangat bagi kontingen Jateng untuk bertanding di PON 2024. (*)
Editor: Farah Nazila





