SEMARANG, beritajateng.tv – Aksi demo di depan Polda Jawa Tengah Semarang pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam, berakhir ricuh dan menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas umum.
Aparat kepolisian mencatat sedikitnya empat mobil dan tiga motor hangus massa bakar, sementara satu pos Satpol PP di lingkungan Kantor Gubernur Jateng juga massa rusak.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto menjelaskan, kerusuhan terjadi saat massa demo bertindak brutal dengan melempari petugas menggunakan batu, genteng, hingga bom molotov.
“Kurang lebih ada empat unit mobil yang dibakar, tiga motor juga dibakar, serta satu pos Satpol PP di lingkungan Kantor Gubernur dirusak. Beberapa kendaraan lain di sekitar lokasi juga massa pecahkan kaca-kacanya,” ujarnya.
BACA JUGA: Update Demo Ojol Semarang: Massa Bakar Mobil Hingga Kantin DPRD Jateng
Kericuhan demo tak hanya berhenti di sekitar Kantor Gubernur. Massa juga membakar satu pos polisi di kawasan Simpang Lima. Situasi tersebut memaksa aparat menembakkan gas air mata dan mengerahkan water canon untuk membubarkan kerumunan.
Dari insiden itu, polisi berhasil mengamankan sebanyak 54 orang.
“Saat ini para pelaku sedang didata, dimintai keterangan dan diperiksa. Situasi dinamis, sehingga jumlah yang ditangkap bisa saja bertambah,” jelas Artanto.
Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku anarkis prosesnya sesuai hukum yang berlaku.