Jateng

Angin Kencang Landa Kota Semarang, BMKG Ungkap Kecepatannya Tembus 30-50 Km/Jam

×

Angin Kencang Landa Kota Semarang, BMKG Ungkap Kecepatannya Tembus 30-50 Km/Jam

Sebarkan artikel ini
Angin Semarang
Prakirawan BMKG, Noor Jannah Indriyani, saat dijumpai di kantornya, Kamis, 19 Februari 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Untuk saat ini hari ini relatif hampir sama dengan kemarin. Kemudian untuk esok hari kami prediksikan ini agak menurun dibandingkan hari ini, kemudian naik lagi di lusa,” ujarnya.

Secara lebih luas, potensi hujan sedang hingga lebat perkiraan meluas pada 22 hingga 27 Februari. “Kemudian untuk secara meluas lagi itu di tanggal 22 hingga 27 Februari relatif meluas begitu, atau untuk potensi hujan sedang-lebatnya ini lebih lebar atau lebih meluas lagi daripada kemarin, hari ini, dan esok,” tambahnya.

Angin Kencang Bikin Hujan “Buyar”, Wilayah Pesisir di Kota Semarang Lebih Terdampak

Noor menjelaskan, angin kencang yang terjadi justru membuat proses pembentukan hujan lebat menjadi terhambat. Untuk hari ini, kata Noor, curah hujan di Kota Semarang masih tergolong ringan hingga sedang.

“Untuk hari ini curah hujannya ini relatif masih ringan sedang. Kemungkinannya ini karena adanya angin kencang jadi untuk dia berproses untuk menjadi hujan lebat ini agak sedikit terbuyarkan,” jelasnya.

Ia menyebut, angin kencang di permukaan menyebabkan awan hujan yang seharusnya berkembang menjadi lebat justru menyebar.

“Jadi justru hujannya ini mau proses menjadi sedang-lebat itu malah menyebar atau buyar begitu karena anginnya memang relatif kencang di wilayah permukaan,” katanya.

BACA JUGA: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Semarang, 53 Pohon Tumbang, Satu Warga Meninggal Dunia

Wilayah yang berdekatan dengan pesisir menurut prediksi mengalami hembusan angin lebih kuat ketimbang wilayah lain di Kota Semarang.

“Terutama untuk di wilayah yang di pesisir atau mendekati laut itu kami prediksikan memang anginnya lebih kencang,” papar Noor.

Lebih lanjut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang beraktivitas di luar ruangan. Kondisi cuaca yang masih labil berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat dengan kilat, petir, dan angin kencang.