Jateng

Angin Kencang Terjang Suruh Semarang, 10 Titik Rusak Berat Termasuk Situs Bersejarah

×

Angin Kencang Terjang Suruh Semarang, 10 Titik Rusak Berat Termasuk Situs Bersejarah

Sebarkan artikel ini
suruh semarang
Camat Suruh, Vega Lazuardi. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Data terkini dampak hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Suruh telah menimbulkan kerusakan mayor sedikitnya di 10 titik.

Jumlah kerusakan mayor tersebut tersebar di empat wilayah desa, yang meliputi Desa Dersansari, Desa Beji Lor, Desa Jatirejo serta Desa Purworejo.

Sedangkan obyek kerusakannya mulai dari bangunan rumah warga, bangunan situs bersejarah, warung hingga instalasi jaringan listrik PLN.

“Untuk kerusakan mayor tersebut, Alhamdulillah,  sudah tertangani,” kata Camat Suruh, Vega Lazuardi, di Desa Suruh, Kabupaten Semarang, Sabtu 18 Oktober 2025.

Selain karena kuatnya hempasan angin, jelasnya, umunya kerusakan mayor yang timbul akibat bangunan tertimpa oleh pohon yang tumbang.

BACA JUGA: Waspada! Hujan Lebat dan Angin Kencang di 4 Kabupaten Jawa Tengah Siang Ini

Masih terkait dengan penanganan, lanjut Vega, setelah hujan reda, Jumat 17 Oktober 2025 pukul 19.30 WIB penanganan di lokasi terdampak sudah dilakukan.

Baik oleh warga secara swadaya, relawan maupun dukungan dari dinas maupun instansi terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Seperti Sat Linmas, PMI, BPBD, Satpol PP dan Damkar, serta TNI/Polri untuk pembersihan pohon tumbang serta reruntuhan kerusakan,” jelasnya.

Termasuk juga petugas PLN juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan kerusakan serta pemulihan aliran tegangan yang terdampak.

“Semuanya langsung bergerak bersama-sama hingga Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB baru selesai dan sebagian lanjut Sabtu pagi,” tambahnya.

Sampai dengan Sabtu, proses asesmen dampak kerusakan masih berlanjut untuk dilaporkan kepada Bupati Semarang, Senin 20 Oktober 2025 lusa.

“Alhamdulillah juga, dari laporan yang saya terima sari masing- masing kepala desa juga tidak ada korban jiwa yang terdampak dalam bencana alam ini,” tandasnya.

BACA JUGA: Hujan Es dan Angin Puting Beliung Terjang Temanggung, 47 Rumah Rusak

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Jatirejo, Kharisma Teguh Pribadi menjelaskan, di lingkungan Desa Jatirejo ada tiga rumah warga yang rusak menonjol.

Karena bangunan rumah warga tersebut tertimpa oleh batang pohon yang tumbang. “Kalau rumah yang sebagian kecil gentingnya kabur banyak,” tegasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp