HeadlineNews UpdatePeristiwa

Angin Puting Beliung Porak-porandakan Ratusan Rumah dan Tempat Ibadah di Sayung

×

Angin Puting Beliung Porak-porandakan Ratusan Rumah dan Tempat Ibadah di Sayung

Sebarkan artikel ini
Aparat kepolisian Polsek Sayung dan warga gotong royong membersihkan sisa material yang tersapu angin puting beliung di Tugu, Sayung, Demak pada Rabu (1/2/2023). (Wisnu Budi - beritajateng.tv)

DEMAK, 1/2 (beritajateng.tv) – Sebanyak 130 rumah yang berada di dua desa di kabupaten Demak porak poranda akibat angin puting beliung yang disertai hujan deras, Selasa (31/1/2023) petang kemarin.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun angin puting beliung menyebabkan salah seorang warga terpaksa harus menerima jahitan dibagian kepala akibat tertimpa reruntuhan atap rumah.

Dua desa tersebut yakni desa Sidogemah dan desa Tugu kecamatan Sayung Demak. Hingga Rabu sore sejumlah rumah warga yang rusak berat masih terbengkalai, kencangnya angin bukan hanya menerbangkan atap rumah, tetapi merobohkan tembok serta bangunan milik warga.

Kepala Desa Tugu, Hartono mengatakan, khusus di wilayah desa Tugu, ada sebanyak 70 rumah warga yang rusak baik rusak berat dan ringan bahkan salah satunya ada yang terkena reruntuhan atap rumahnya.

Dirinya mengaku jika kejadian tersebut terjadi sangat cepat dimana angin puting beliung datang disaat hujan deras.

“Awalnya ya mendung gelap lalu hujan deras, tak berselang lama datanglah angin puting beliung itu,” ucap Kades Tugu saat diwawancarai awak media, Rabu (1/2/2023).

Bersama warga, lanjut Hartono, aparat kepolisian bersama anggota TNI turut serta membantu membersihkan puing-puing reruntuhan rumah warga, bahkan memperbaiki kerusakan rumah warga yang menjadi korban.

“Kita bersama-sama saling membantu warga yang terkena musibah, intinya kita perbaiki seluruh rumah warga yang terkena musibah seperti semula agar nyaman saat berada didalam rumah,” tutur Hartono.

Sementara itu, Kapolsek Sayung AKP Suprapto membenarkan adanya musibah angin puting beliung yang terjadi di dua desa di kecamatan Sayung, dimana 180 rumah rusak akibat tersapu angin.

“Kejadian kemarin sore sekitar jam 17.00 WIB. Total ada 99 unit rumah yang rusak berat di desa Tugu sedangkan di desa Sidogemah ada 20 unit rumah serta satu rumah ibadah (mushola). sebagian besar atap rumah terbang baik dari asbes maupun genteng,” ucap Kapolsek Sayung. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp