Jateng

APJI Jateng Gelar ‘Pasar Takjil’ di Wisma Perdamaian 9-11 Maret, Ada 62 UMKM Ramaikan Tenant Kuliner

×

APJI Jateng Gelar ‘Pasar Takjil’ di Wisma Perdamaian 9-11 Maret, Ada 62 UMKM Ramaikan Tenant Kuliner

Sebarkan artikel ini
DPD APJI Jawa Tengah meninjau salah satu tenant di Pasar Takjil yang berlokasi di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)
DPD APJI Jawa Tengah meninjau salah satu tenant di Pasar Takjil yang berlokasi di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – DPD Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Jawa Tengah menggandeng Dinas Koperasi dan UKM menggelar Pasar Takjil di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, dari Senin, 9 Maret hingga 11 Maret 2026.

Ketua DPD APJI Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor kuliner.

“Pembukaan Pasar Takjil yang bekerja sama dengan Dinkop UKM dan Pemprov Jateng, kita ada nanti 62 tenant UMKM di sini tersebar dari beberapa usaha yang itu juga dari ada nanti ada binaan dari APJI, binaan dari Bank Jateng, dari Dinkop juga ada,” ujar Berty saat dijumpai di Pasar Takjil, Senin, 9 Maret 2026 sore.

BACA JUGA: Ludes Dalam 10 Menit, Gerindra Kota Semarang Bagikan 1.750 Takjil di 7 Titik

Betty menjelaskan Pasar Takjil tersebut berlangsung selama tiga hari dengan jam operasional mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

“Ini cuma 3 hari dari hari tanggal 9 sampai tanggal 11 Maret. Penutupannya tanggal 11,” katanya.

Sebanyak 62 Tenant UMKM Sajikan Beragam Kuliner Ramadan

Berty menyebut berbagai jenis kuliner dijajakan dalam pasar takjil tersebut, mulai dari street food hingga makanan khas Jawa Tengah.

“Ada dari street food, ada dari khas Jawa Tengah juga itu sendiri. Terus juga ada berburu takjil seperti gorengan, minuman-minuman segar, itu yang menjadi utama ya, kalau orang berpuasa pasti carinya yang segar-segar,” ujarnya.

Selain beragam kuliner, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai fasilitas hiburan dan layanan gratis bagi pengunjung.

“Di sini ada live music gratis, ada pemeriksaan kesehatan gratis, ada cukur rambut gratis. Dan bisa menikmati sambil makan di sini sampai jam 9 malam, dari jam 3 sore,” jelasnya.

Menurut Berty, pelibatan UMKM dalam Pasar Takjil ini bertujuan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan.

“Di bulan Ramadan ini kan adalah bulan yang penuh berkah. Jadi dengan kita menggandeng UMKM tentu kita ada di sini ada timbal balik antara yang menjual dan membeli. Tentunya juga rantai ekonomi juga itu berjalan dan penuh dengan keberkahan,” ujar Betty.

Sekda Jateng Sebut Pasar Takjil Jadi Pemicu Ekonomi UMKM

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.

“Pasar Takjil ini kan kolaborasi dari Dinkop UMKM dengan teman-teman APJI, bisa mempertemukan mereka dengan para konsumen. Mudah-mudahan ini menjadi bagian trigger kita untuk mempertemukan antara yang memproduksi dengan yang membutuhkan,” ujar Sumarno.

BACA JUGA: Antrean Mengular, Ratusan Warga Serbu Pembagian Beras dan Takjil Gratis dari Polres Blora

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga transaksi ekonomi tidak hanya terjadi selama Ramadan.

“Kami berharap tidak hanya di momen kegiatan ini, nanti transaksi akan berlanjut setelah bulan Ramadan selesai. Jadi, ini bagian kita untuk mengangkat ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp