KENDAL, beritajateng.tv – Atlet Hapkido Kota Semarang, Livia Stevenson Prabawa, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Emas dari nomor Hyung Individual Putri itu menjadi medali emas pertama bagi kontingen Kota Semarang dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Bertanding di GOR Baru Kendal, Livia tampil impresif dengan mengumpulkan skor 6,333 poin.
Atlet muda itu berhasil mengungguli peserta lainnya sekaligus mengawali perjuangan kontingen Kota Semarang dengan hasil membanggakan.
“Terima kasih, puji Tuhan mendapat kesempatan menang dan meraih emas pertama untuk Kota Semarang,” ujar Livia seusai pertandingan.
Prestasi tersebut terasa istimewa karena menjadi penampilan perdana Livia Stevenson Prabawa di Porprov Jateng.
Meski demikian, atlet berusia 16 tahun yang tercatat sebagai siswi kelas XI SMA Bina Bangsa itu telah memiliki pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan. Mulai tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Livia sebelumnya mengikuti sejumlah kejuaraan nasional di Jakarta, Padang, Surabaya, dan Lampung.
Ia juga sukses meraih medali emas pada kejuaraan internasional di Hong Kong melalui nomor Hyung Individual Putri.
Tak hanya itu, Livia pernah mengamankan medali emas PON Beladiri 2023. Rentetan prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi atlet muda Semarang itu dalam menekuni olahraga Hapkido.
Di balik keberhasilan Livia meraih emas pertama Kota Semarang di Porprov Jateng 2026, terdapat proses latihan panjang yang telah berjalan sejak usia dini.
Livia mengaku terbiasa menjalani latihan intensif sebanyak empat hingga lima kali dalam sepekan. Pola latihan tersebut di bangun sejak ia berusia empat tahun bersama pelatih sekaligus ayahnya, Steve Prabawa.
BACA JUGA: Targetkan Juara Umum Porprov Jateng 2026, Agustina Janjikan Bonus Atlet Peraih Medali
“Seminggu bisa latihan empat sampai lima kali sejak usia empat tahun. Saya sudah mendapat pola latihan yang cukup keras dari sabeum,” ungkap Livia.
Steve Prabawa mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya yang mampu membawa nama Kota Semarang melalui cabang olahraga Hapkido.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan kedisiplinan yang penyerapannya dalam latihan sehari-hari.
“Kita berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Semarang. Sangat bersyukur bisa membawa prestasi ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Steve.
Ia menjelaskan, persiapan atlet tidak semata-mata didasarkan pada hasil kejuaraan yang pernah di ikuti. Baik saat menghadapi lawan dari tingkat daerah, nasional, maupun Internasional, fokus utama tetap memberikan penampilan terbaik.
“Yang jelas, kita tidak pernah membuat ukuran dari kelas kejuaraan sebelumnya, baik di tingkat daerah, nasional, atau bahkan internasional. Tetapi fokus memberikan yang terbaik, siapa pun lawan kita,” tegasnya.
Selain emas dari Livia Stevenson, atlet Hapkido Kota Semarang lainnya, Satya Donadyaksa Wicaksana, turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor Hyung Individual Putra.
Dua medali dari cabang olahraga Hapkido tersebut menjadi modal positif bagi kontingen Kota Semarang dalam melanjutkan perjuangan di Porprov Jateng XVII 2026.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengapresiasi kerja keras Livia dan Satya yang berhasil menyumbangkan medali bagi daerahnya.
Ia berharap pencapaian kedua atlet tersebut dapat meningkatkan motivasi para atlet Kota Semarang lainnya yang masih akan bertanding.
“Terima kasih atas kerja keras dan upaya terbaik untuk Kota Semarang. Prestasi ini harapannya semakin memantik atlet-atlet lain yang belum bertanding untuk mempersembahkan yang terbaik,” ujar Arnaz.
Keberhasilan Livia meraih emas dalam debut Porprov menjadi bukti bahwa pengalaman, disiplin, dan konsistensi latihan dapat menjadi modal penting untuk bersaing di level kompetisi yang lebih tinggi. Kini, semangat para atlet Kota Semarang harapannya terus terjaga demi mengejar prestasi terbaik pada Porprov Jateng 2026. (*)





