“Pengurus harus mencari bibit dan regenerasi atlet untuk dipersiapkan di PON. Namun, pengurus harus sering menggelar kejuaraan daerah dan provinsi untuk memunjulkan generasi,” imbuh Catur.
Sedangkan pelatih Muaythai Jawa Tengah, Yusuf Susilo mengatakan, atletnya telah berusaha dan berjuang menjadi yang terbaik di PON ini. Hasil pra PON tidak menjadi acuan di pertandingan sebenarnya yakni PON.
Menurut Yusuf, persaingan di Muaythai PON kali ini merata, banyak daerah daerah yang memiliki atlet bagus.
“Atlet Muaythai Jateng telah berusaha semaksimal mungkin di PON. Satu emas, perak dan perunggu tetap kita syukuri karena perebutan medali merata,” kata Yusuf.
Sementara Cabor Muaythai di PON XXI Aceh-Sumut 2024 mempertandingkan 18 nomer final, 7 kelompok putri dan 11 kelompok putra. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.