SEMARANG, beritajateng.tv – Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah asal PDI Perjuangan (PDIP), Hendrar Prihadi (Hendi), menyebut pendidikan dan kesehatan sebagai salah satu program yang akan ia usung saat kampanye nanti.
Hal itu ia sampaikan saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa, 3 September 2024.
Hendi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Semarang itu mengungkap, fasilitas berobat gratis bisa menjadi program andalannya.
BACA JUGA: Krisseptiana Resmi Terjun ke Politik, Hendi Ungkap Sang Istri Bakal Jadi Juru Kampanye
“Salah satunya yang selama ini sudah dirasakan masyarakat Semarang, soal pendidikan kesehatan gak boleh jadi problem di provinsi ini. Orang harus bisa berobat secara gratis dan murah bagi yang mampu,” tegas Hendi.
Tak hanya itu, di bidang pendidikan, Hendi mengaku pihaknya ingin menyelesaikan masalah menahun yang terjadi di Jawa Tengah. Adapun masalah itu yakni blankspot atau nihilnya sekolah negeri di beberapa kecamatan.
“Masyarakat harus bisa mendapatkan fasilitas pendidikan, termasuk kita bangun SMA/SMK di beberapa tempat yang memang sekiranya dirasa kemarin jadi problem dalam proses zonasi,” ucap dia.
Hendi sebut dua bulan waktu yang singkat untuk kampanye
Satu minggu setelah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hendi mengaku saat ini pihaknya masih menyusun strategi yang pas bersama bakal calon Gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa.
Menurutnya, dua bulan jelang hari H pencoblosan menjadi waktu yang sangat singkat untuk sosialisasi dan berkampanye.
“Dua bulan bukan waktu yang lama untuk kita bisa sosialisasi Andika-Hendi ke masyarakat. Saya rasa, yang paling penting adalah bagaimana ketika simpul-simpul yang ada menjadi kekuatan di Jateng. Bisa kita sendiri-sendiri, yang penting semuanya bisa tersentuh,” ucap dia.
BACA JUGA: Video Hendi dan Gus Yasin Duduk Sebelahan Saat Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Jawa Tengah
Kendati belum ada penetapan resmi sebagai pasangan calon (paslon), Hendi menegaskan pihaknya telah meminta izin kepada pimpinannya di LKPP RI, dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo.
“[Jokowi] sudah tahu. Sebagai orang Jawa, saya pasti minta izin kepada pimpinan parpol, pimpinan eksekutif, kalau saya ada penugasan untuk maju. Alhamdullilah beliau beri sinyal yang bagus untuk kami terus bertanding dalam kontestasi,” tandas Hendi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





