Ia menilai, fakta bahwa banjir terus terjadi setiap tahun menunjukkan belum adanya solusi yang menyentuh persoalan mendasar.
“Hal yang berulang seperti ini berarti tidak ada solusi dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Senator Dorong Pembahasan Giant Sea Wall dengan Pemerintah Pusat
Sebagai senator, Casytha mengatakan pihaknya di DPD RI Jawa Tengah telah sepakat mendorong percepatan pembahasan proyek Giant Sea Wall dengan pemerintah pusat. Proyek tersebut, kata dia, berada di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.
“Dari kami DPD Jawa Tengah, kami bersepakat bahwa proyek Giant Sea Wall ini diserahkan kepada Pak AHY,” katanya.
Casytha menyebut, langkah selanjutnya adalah melakukan pertemuan untuk membahas detail pelaksanaan proyek tersebut.
“Rencananya kami bersama-sama akan bertemu dengan Pak AHY untuk membicarakan timeline pembangunan, mulai kapan, dan prioritas pembangunannya di mana,” ujarnya.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan Giant Sea Wall menjadi penting mengingat dampak banjir Pantura semakin meluas di Jawa Tengah.
“Yang paling terdampak salah satunya Jawa Tengah. Mulai dari Kota Pekalongan yang makin turun, Pemalang yang dulu saya kira tidak ada banjir ternyata ada, Kendal mulai banjir, Demak–Kudus, Pati, sampai ke arah timur,” paparnya.
BACA JUGA: Banjir Pekalongan Belum Surut, 59 Ribu Jiwa Terdampak, Hampir 2 Orang Ribu Mengungsi
Lebih jauh, Casytha menekankan tanpa penyelesaian menyeluruh di tingkat kebijakan dan infrastruktur, bencana banjir dan rob di Pantura akan terus berulang dan membebani masyarakat setiap tahun.
“Kalau ini tidak diselesaikan dari akar masalahnya, setiap tahun pasti akan berulang,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





