CEO Investortrust.id, Primus Dorimulu, mengharapkan ajang ini menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi pelaku perbankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembiayaan yang sehat.
“Ajang Best Bank 2025 oleh Investortrust.id juga harapannya bisa memberikan semacam dorongan positif dan motivasi bagi para bankir. Agar menjaga kinerja bank untuk tetap memberikan pelumas bagi pembangunan nasional lewat kreditnya. Namun di sisi lain juga mampu bergerak ke arah sustainable financing,” ujar Primus.
Dalam proses seleksi, tim juri menggunakan 12 indikator penilaian berbasis laporan keuangan 2024. Indikator itu mulai dari rasio kecukupan modal (CAR), NPL Gross, ROA, ROE, NIM, BOPO, hingga pertumbuhan kredit, laba operasional, dan pendapatan lainnya.
Adapun proses seleksi awal mewajibkan bank memiliki laporan keuangan sehat, laba bersih positif, tidak dalam sanksi atau proses merger, dan merupakan bank lokal.
BACA JUGA: Inisiasi Sinergi Perbankan Nasional, Bank Jateng Gelar Treasury Gathering 2025
Ketua Dewan Juri, Soebowo Musa, menambahkan, sektor perbankan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Termasuk mendukung pembiayaan berbagai sektor produktif.
“Melalui inovasi layanan, penguatan tata kelola, dan strategi pembiayaan yang inklusif, perbankan nasional mampu berperan sebagai katalis pembangunan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Soebowo.
Bank Jateng berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategisnya sebagai bank pembangunan daerah yang modern, sehat, dan inklusif.
Dengan pencapaian ini, Bank Jateng akan terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat serta pemangku kepentingan. Yakni dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





