Ia merinci, geliat investasi di Jawa Tengah membuka lebar peluang sinergi dengan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Ruang lingkup kerja sama tersebut sangat luas, mulai dari pengelolaan kas perusahaan (cash management), layanan pembayaran gaji (payroll), transaksi valuta asing, hingga pembiayaan modal kerja dan investasi yang ԁisesuaikan dengan kelayakan usaha.
BACA JUGA: 15 Lapak Bangunan PKL Baru di Jalan Agus Salim dan Pemuda Dibongkar Satpol PP Semarang
Perluas Kolaborasi Lewat Penandatanganan LoI
Sebagai wujud komitmen, Bank Jateng turut menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PT Wadou Creative Art Indonesia dalam rangkaian SEMBIZ 2026.
Penandatanganan ini ԁiwakili oleh Pimpinan Cabang Koordinator Semarang Bank Jateng, Sandi Ahmad, sebagai langkah taktis memperluas kolaborasi bisnis dengan pelaku usaha.
Selain seremoni kerja sama, forum ini juga ԁiisi dengan diskusi mendalam terkait peluang investasi hijau (berkelanjutan), optimalisasi sektor logistik dan pariwisata, penguatan produk lokal, serta dukungan regulasi dan skema pembiayaan.
Ke depan, Bank Jateng akan agresif menindaklanjuti peluang-peluang bisnis yang lahir dari forum ini. Langkah konkret yang ԁisiapkan meliputi pemetaan kebutuhan perbankan investor, intensifikasi komunikasi dengan korporasi potensial, hingga optimalisasi jaringan kantor cabang untuk merajut kemitraan jangka panjang.
“Kami berharap sinergi yang terbangun melalui forum ini tidak hanya mendongkrak angka investasi. Namun juga memperkuat daya saing pelaku usaha lokal dan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” pungkas Bambang. (adv)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





