“Kami melihat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk Simpeda. Sebagai tuan rumah, Bank Jateng juga mencatat pertumbuhan positif. Yakni dengan peningkatan tabungan sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 12 persen secara tahunan,” ujarnya.
BACA JUGA: Guru hingga Perawat, Nasabah Setia Bank Jateng Pekalongan Terima Hadiah Undian Tabungan Bima
Menurut Bambang, undian Simpeda bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki dampak nyata dalam meningkatkan loyalitas nasabah. Juga menarik minat masyarakat untuk menabung, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antar-BPD agar produk Simpeda semakin kompetitif dan relevan di tengah dinamika ekonomi.
Strategi penguatan Simpeda, lanjutnya, terfokuskan pada dua hal utama, yakni meningkatkan loyalitas nasabah eksisting dan memperluas akuisisi nasabah baru.
Kemudian untuk setoran awal cukup dengan Rp 50.000 dan selanjutnya Rp 10.000 sudah bisa memiliki rekening Simpeda. Serta konsistensi undian dua kali dalam setahun menjadi daya tarik utama produk ini.
Selain prosesi undian, rangkaian acara juga terisi seminar bertajuk “Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah”.
Adapun seminar ini menghadirkan narasumber yaitu Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Adriyanto SE MM MA PhD, Kepala Subdirektorat Pembiayaan Daerah pada Direktorat FTPUD Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kemendagri, Siti Chomzah SH MSi dan Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Eko B Supriyanto.
Puncak acara semakin semarak dengan penampilan musisi ternama seperti MALIQ & D’Essentials dan Ari Lasso. Yang sukses menghibur para tamu undangan dari seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Bank Jateng Cabang Yogyakarta Jalin Sinergi dengan Polda DIY untuk Fasilitas Kredit
Melalui gelaran ini, Bank Jateng berharap Undian Nasional Simpeda tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi para pemenang, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap BPD sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Sinergi yang terbangun harapannya mampu menghadirkan dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Editor: Farah Nazila





