SALATIGA, beritajateng.tv – PT Pegadaian melalui program Dana Kebajikan Umat (DKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan meresmikan jembatan gantung di Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.
Jembatan tersebut dibangun untuk memperbaiki akses warga di daerah terpencil, memangkas waktu tempuh, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Peresmian jembatan berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, oleh Komisaris Utama PT Pegadaian, Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto.
Hadir mendampingi, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Helly Guntoro, serta jajaran Kodim 0714 Salatiga. Pemerintah daerah dan warga setempat turut menyaksikan prosesi pengguntingan pita dan peninjauan jembatan.
Suasana meriah tampak dari antusiasme warga. Anak-anak, pelajar, hingga para petani menyambut peresmian ini dengan penuh kegembiraan karena jembatan tersebut menjadi fasilitas penting yang telah lama mereka nantikan.
Dalam sambutannya, Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung bukanlah hal baru bagi Pegadaian. Sebelumnya, perusahaan juga mendukung pembangunan jembatan serupa di beberapa daerah, termasuk Papua.
BACA JUGA: Jembatan Darurat Metro 2 Hanyut, Warga Meteseh Menunggu Kepastian Pembangunan Permanen
“Jembatan gantung ini memang sederhana, namun manfaatnya luar biasa besar bagi masyarakat. Jadi yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan seberapa besar kontribusinya bagi kehidupan warga,” ujarnya.
Pegadaian berharap jembatan ini mampu meningkatkan mobilitas warga menuju fasilitas umum sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Pembangunan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Pegadaian, Vertical Rescue Indonesia, dan warga setempat.
A.M. Putranto menambahkan bahwa jembatan ini dapat masyarakat gunakan secara bebas dan menjadi fasilitas publik yang harus rawat bersama.
“Masyarakat dapat memanfaatkannya tanpa biaya. Mari kita rawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Kepala Desa Kalikurmo menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Pegadaian. Menurutnya, jembatan gantung ini sangat membantu terutama bagi petani yang setiap hari harus mengangkut hasil bumi melewati medan sulit.
“Jembatan ini menjadi solusi nyata bagi warga kami. Akses lebih mudah, aktivitas ekonomi lebih lancar, dan tentu sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Jembatan gantung di Desa Kalikurmo kini resmi menjadi infrastruktur baru yang memperkuat konektivitas desa dan memberi harapan baru bagi warga untuk terus berkembang. (*)
Editor: Elly Amaliyah





