Jateng

Banyak Petuah dalam Cerita Wayang Kulit, Sumanto Ingin Pentaskan Lakon Berurutan

×

Banyak Petuah dalam Cerita Wayang Kulit, Sumanto Ingin Pentaskan Lakon Berurutan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat memandu Bincang Santai Wayang Kulit bersama Konten Kreator Wayang, Ki Mas Demang Edi Sulistiyono, dan Dalang Ki Mas Demang Sujarwo Joko di Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (DPRD Jateng)

KARANGANYAR, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto cukup peduli terhadap kesenian wayang kulit. Tak hanya nanggap wayang kulit secara rutin, Sumanto juga mengajak masyarakat lebih memahami cerita dari lakon yang dimainkan. Ia juga berkeinginan mementaskan lakon wayang kulit dari awal sampai akhir secara berurutan.

Ketua DPRD Jateng Sumanto menyampaikan hal tersebut saat Bincang Santai Wayang Kulit di kediamannya, Desa Suruh. Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut, ASN RRI Surakarta dan konten kreator wayang, Ki Mas Demang Edi Sulistiyono, dan Dalang Ki Mas Demang Sujarwo Joko.

Sumanto mengatakan, selama ini banyak penonton yang tidak tahu cerita yang ada dalam wayang kulit. Padahal lakon yang dalang mainkan berisi petuah dan bisa menjadi tuntunan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Cegah Konflik Sosial, Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Pemuda dan Pelajar Tingkatkan Kewaspadaan Dini

“Banyak yang suka nonton wayang kulit tapi tidak paham ceritanya. Karena itu sebelum pentas mulai, perlu ada dialog begini untuk menceritakan kisahnya,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Malam itu pentas wayang kulit membawakan lakon “Sesaji Raja Suya” dengan dalang Ki Thukul Cipta Wardoyo, dan Ki Mas Demang Sujarwo Joko.

Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto mendengarkan sambutan para dalang sebelum pentas dengan lakon “Sesaji Raja Suya” di Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten, Karanganyar, belum lama ini. (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto ingin masyarakat memahami cerita wayang 

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut mengungkapkan, ada banyak sekali lakon wayang. Karena itu, ia berkeinginan mementaskan lakon wayang secara berurutan, dari awal sampai akhir.

“Karena ini berjalan terus, bagus jika ada pentas lakon wayang dari awal sampai akhir, jadi ceritanya urut. Nanti bisa disimulasi oleh para dalang agar ceritanya bisa lebih jelas,” ungkapnya.

Konten Kreator Wayang dan Dalang, Ki Mas Demang Edi Sulistiyono menjelaskan, Lakon “Sesaji Raja Suya” menceritakan tentang sesaji bagi pemimpin besar yaitu Prabu Puntadewa. Sesaji tersebut untuk memanjatkan doa kepada para leluhur.

BACA JUGA: Jaga Ketahanan Ekonomi, Sumanto Minta Pemprov Perkuat Sektor Unggulan

Ia sepakat dengan Ketua DPRD Jateng Sumanto agar masyarakat bisa lebih memahami cerita dalam wayang kulit. Terlebih, wayang sudah mendapatkan predikat warisan budaya tak benda dari UNESCO. Pengakuan tersebut karena wayang bukan hanya sekedar pertunjukan seni, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis, moral, dan identitas budaya Indonesia.

“Pengakuan tersebut bukan karena wayang dan dalangnya, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Ia menambahkan, Lakon “Sesaji Raja Suya” sendiri mengandung pesan dunia ini harus dipimpin oleh pemimpin yang baik, bijaksana, dan welas asih ke masyarakat. Seorang pemimpin juga harus selaras dalam kata dan tindakan.

Edi membenarkan lakon dalam pewayangan ada banyak sekali. Kisah Mahabharata saja terdiri dari 18 bab. Maka ia mengusulkan agar semua lakon tersebut dalang pentaskan secara berurutan. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp