Selain itu, sambung Iin, tingkat piutang PBB yang cukup banyak sehingga perlu penagihan ekstra. Oleh karena itu, pihaknya menggenjot dengan berbagai upaya. Anatara lain melalui pekan panutan PBB dan pemberian diskon agar tidak menambah jumlah piutang PBB. Harapannya, masyarakat bisa memanfaatkan monentum ini.
“Apalagi, setelah pekan panutan berakhir, sampai batas tempo ada yang belum bayar, tentu akan muncul lagi piutang. Biasanya, masyarakat yang memiliki tunggakan akan terulang kembali. Maka, kami coba nagih,” paparnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





