SEMARANG, beritajateng.tv – Penyanyi Indonesia, Afgan, membuka cerita lama yang selama ini jarang ia ungkap. Dalam podcast terbaru bersama Raditya Dika, Afgan menceritakan pengalamannya saat dibully ketika mengikuti ospek kampus di Universitas Indonesia (UI).
Radit sempat mengenang momen ketika ia melihat Afgan muda memakai jaket kuning UI dan nongkrong bersama teman-temannya di sekitar Balairung. Saat itu Afgan memang sudah menjadi penyanyi, namun tetap mengikuti kegiatan kampus seperti mahasiswa lain.
Obrolan kemudian bergeser pada satu foto viral Afgan ketika ospek. Foto itu memperlihatkan wajah Afgan yang tampak lelah dan pasrah. “Itu foto tiba-tiba ramai. Tadi juga habis promo di kasih lihat lagi. Ya udahlah, gue sudah relakan,” ujar Afgan.
BACA JUGA: “Capek” Tujuh Tahun Bereksperimen, Afgan Akhirnya Balik ke Pop Indo: Gue Kangen Jadi Diri Sendiri
Ia mengakui bahwa wajahnya saat itu memang terlihat seperti “target bully”. “Muka gue waktu itu muka-muka yang pakai kacamata, nunduk doang, rambut poni ke depan. Emang muka target dibully,” katanya sambil tertawa.
Afgan lalu menceritakan penyebab ia semakin menjadi sasaran bully ketika ospek. Pada masa itu, ia sedang menjalani proses rilis lagu “Terima Kasih Cinta”. Ia sering melakukan photoshoot dan syuting sehingga harus membawa perlengkapan sendiri.
“Gue lagi rekaman ‘Terima Kasih Cinta’ dan mau rilis. Pas ospek dibuka tas gue, ada bedak. Karena enggak ada makeup artist kan, jadi kalau mau foto ya dibedakin sendiri,” jelas Afgan.
BACA JUGA: PSIS Semarang Resmi Lepas Fernandinho dan Taufee Skandari, Isu Gaji Pemain Jadi Sorotan
Barang tersebut justru memicu reaksi para senior. “Ngapain lu bawa bedak ke sini? Mau ngapain lu?” ujar Afgan menirukan ucapan mereka. Ia mengaku tidak bisa menjelaskan alasannya karena belum boleh menyebut bahwa ia sedang dalam proses rilis album.
Momen itu membuatnya kena bully cukup keras. Namun Afgan menegaskan bahwa ia tidak mengalami perundungan ekstrem. “Parah enggak sih?” tanya Radit. Afgan menjawab, “Enggak, enggak parah. Karena gue ikut ekstensi juga.” (*)





