Jateng

Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng 2026, Bagikan 32 Ribu Paket untuk Pemudik

×

Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng 2026, Bagikan 32 Ribu Paket untuk Pemudik

Sebarkan artikel ini
Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng 2026, Bagikan 32 Ribu Paket untuk Pemudik
Bejo Jahe Merah bagikan 32 Ribu paket untuk pemudik program Mudik Gratis Provinsi Jateng. (Ellya/beritajateng.tv)

Melalui kampanye Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus, perusahaan menyiapkan sekitar 32.000 paket Bejo Jahe Merah yang dibagikan kepada para peserta mudik gratis asal Jawa Tengah.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemudik menjaga kondisi tubuh tetap hangat dan bugar selama perjalanan menuju kampung halaman.

Fasilitasi Warga Pulang Ke Kampung Halaman

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam kesempatan pelepasan pemudik menyampaikan bahwa program mudik gratis tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi. Tetapi juga memastikan perjalanan mereka berlangsung lebih nyaman.

“Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman. Kami berharap para pemudik dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan,” kata Luthfi.

Ia menilai menjaga stamina selama perjalanan mudik sangat penting agar para perantau dapat menikmati waktu berkumpul bersama keluarga dengan maksimal.

“Silaturahmi dengan keluarga merupakan nilai sosial yang sangat penting. Karena itu menjaga kondisi tubuh selama perjalanan juga tidak kalah penting,” ujarnya.

Program mudik gratis ini juga dilengkapi dengan fasilitas arus balik yang dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 Maret 2026.

Para peserta dapat kembali ke kota tempat mereka bekerja secara gratis setelah merayakan Lebaran bersama keluarga.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang turut hadir dalam acara pelepasan pemudik juga menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama antara pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta dalam program ini. Kolaborasi ini sangat membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman,” katanya.

Sebagian besar peserta mudik merupakan warga Jawa Tengah yang bekerja di sektor nonformal di Jakarta, seperti pedagang hingga pekerja harian.

Mereka mendaftar secara daring melalui Badan Penghubung Jawa Tengah sehingga program ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pemudik Terbantu Program Mudik Gratis

Salah satu peserta mudik, Muhammad Jaelani asal Pemalang, mengaku program tersebut sangat membantu para perantau yang ingin pulang kampung.