SEMARANG, beritajateng.tv – Perayaan Misa Natal Keluarga di Gereja Katolik Paroki Mater Dei Semarang berlangsung hangat dan penuh sukacita. Sejak pagi ratusan jemaat hadir mengikuti misa, dengan pemandangan khas yang mencuri perhatian, anak-anak datang membawa bingkisan warna-warni.
Bingkisan tersebut berisi alat tulis yang dipersembahkan sebagai wujud kepedulian kepada sesama. Nantinya, seluruh kado akan disalurkan ke panti asuhan agar anak-anak di sana turut merasakan kegembiraan Natal.
Pada prosesi persembahan, anak-anak maju satu per satu dengan tertib untuk meletakkan bingkisan ke kotak yang telah tersedia. Momen itu menjadi simbol ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus ajakan berbagi sejak usia dini.
Romo Vikaris Gereja Katolik Paroki Mater Dei, Yustinus Agus Purwadi, menjelaskan bahwa misa Natal pagi tersebut memang secara khusus diperuntukkan bagi keluarga, terutama anak-anak.
BACA JUGA: Indah dalam Keberagaman, Natal 2025 Satukan Warga Lintas Iman Dusun Thekelan
Menurut Romo Yustinus, perayaan Natal tahun ini mengusung tema Natal Nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dari keluarga yang baik, kita berharap akan memperoleh masyarakat, bangsa dan negara, maupun gereja yang baik, yang hadir menjadi sarana saluran berkat satu terhadap yang lain,” ujar Romo Yustinus pada Kamis, 25 Desember 2025.
Ia menambahkan, gereja memberi perhatian khusus agar anak-anak juga mengalami secara langsung rahmat dan sukacita Natal.
“Anak-anak tetap kami beri tempat, kami beri waktu dan kesempatan untuk bisa mengalami rahmat dan berkat Tuhan yang hadir dalam diri anak-anak,” imbuhnya.
Makna di balik kado Natal dari anak-anak Gereja Katolik Mater Dei Semarang
Lebih lanjut, Romo Yustinus menjelaskan makna di balik persembahan alat tulis tersebut. Bantuan itu akan disalurkan kepada anak-anak di panti asuhan yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan.
“Alat-alat tulis ini tidak hanya mereka gunakan sendiri, tetapi salurkan pula untuk teman-teman di panti asuhan yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan bantuan dari kami,” tegasnya.
Sekitar 250 anak tercatat mengikuti Misa Natal Keluarga kali ini. Sebagai bentuk apresiasi, gereja juga memberikan bingkisan Natal kepada anak-anak. Wajah ceria pun terlihat saat mereka meninggalkan gereja bersama orang tua masing-masing.
BACA JUGA: Sukacita Natal, Gereja Katredal Semarang Hadirkan Family Christmas Garden
Salah satu orang tua jemaat, Alfin, mengaku sudah terbiasa mengikuti tradisi tersebut setiap tahun.
“Memang ada arahan dari paroki agar setiap anak membawa kado. Anak saya usianya empat tahun, jadi sudah empat kali membawa kado karena ini rutinitas tahunan,” tuturnya.
Ia datang bersama keluarga dan berharap Natal 2025 membawa berkat bagi semua.
“Datang bersama anak, istri, dan orang tua. Harapannya Natal tahun ini finansial lebih lancar, keluarga lebih sehat, dan rezeki makin banyak,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





