Gaya Hidup

Berikut Jadwal 1 Ramadhan 2025 Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

×

Berikut Jadwal 1 Ramadhan 2025 Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Amalan Sepuluh Hari Terakhir
Ilustrasi Ramadhan. Sumber: freepik.

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebentar lagi, nggak terasa bulan suci Ramadhan 1446 kini sudah di depan mata. Namun tahukah kamu kapan jadwal 1 Ramadhan 2025?

Supaya tidak salah informasi, kali ini beritajateng.tv akan bagikan terkait jatuhnya 1 Ramadhan versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah. Simak informasinya sampai tuntas supaya kamu tidak salah.

Jadwal 1 Ramadhan

Versi Pemerintah

Setiap tahun, pemerintah mengadakan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan. Begitu juga pada tahun ini, sidang isbat akan berlangsung pada akhir bulan Syaban untuk menetapkan 1 Ramadhan.

BACA JUGA: Ramadhan Sebentar Lagi, 5 Tempat Bukber di Semarang ini Bisa Kamu Jadikan List Berkunjung Nanti

Dalam sidang isbat tersebut, pemerintah menggunakan dua metode utama untuk mengamati hilal, yaitu rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit muda) dan hisab (perhitungan astronomi).

Berdasarkan kalender Hijriah yang terbit oleh Kemenag, 1 Ramadhan 1446 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, kepastian tanggal 1 Ramadhan 2025 versi pemerintah baru bisa kita ketahui setelah sidang isbat selesai.

Jika hilal terlihat sesuai dengan kriteria imkanur rukyat, awal Ramadhan akan tercatat berdasarkan pengamatan tersebut.

Namun, jika hilal tidak terlihat, pemerintah akan mengikuti ketentuan istikmal, yaitu menyempurnakan bulan Syaban menjadi 30 hari.

Dengan demikian, perkiraan awal Ramadhan 1446 Hijriah akan jatuh pada 2 Maret 2025.

Versi NU

Selain pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga belum mengumumkan secara resmi tanggal awal Ramadhan 2025.

NU cenderung mengikuti keputusan sidang isbat oleh pemerintah melalui Kemenag dalam menentukan 1 Ramadhan.

NU menggunakan metode rukyatul hilal bil fi’li, yaitu pengamatan langsung terhadap hilal (bulan sabit pertama) di berbagai titik pantau yang telah ditetapkan.

Sama seperti pemerintah, jika hilal tidak terlihat, NU juga akan mengikuti ketentuan istikmal, yakni menyempurnakan bulan Syaban menjadi 30 hari.

BACA JUGA: Tentukan Awal Ramadhan, Kemenag Bakal Gelar Pemantauan Hilal di 125 Titik

Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal awal Ramadhan, yang tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H.

Dalam maklumat tersebut, tercatat bahwa 1 Ramadhan 1446 H menurut Muhammadiyah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025 M.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis yang memungkinkan penentuan awal bulan Hijriah tanpa perlu mengamati hilal secara langsung.

Selain itu, dalam perhitungan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, Ramadhan tahun ini diperkirakan berlangsung selama 29 hari, yaitu hingga 29 Maret 2025.

Perbedaan penetapan 1 Ramadhan 2025 versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah tahun ini mungkin terjadi. Hal ini wajar karena perbedaan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Ramadhan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp