Jateng

Betonisasi Jalan Majapahit Sudah 80 Persen, DPU BMCK Jateng Targetkan Rampung Pertengahan Desember

×

Betonisasi Jalan Majapahit Sudah 80 Persen, DPU BMCK Jateng Targetkan Rampung Pertengahan Desember

Sebarkan artikel ini
Betonisasi Jalan Majapahit Semarang
Kondisi Jalan Majapahit dalam proses betonisasi. (Foto: Instagram/@semarangprojects)

SEMARANG, beritajateng.tv – Progres preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto Semarang atau Jalan Majapahit dengan betonisasi sudah 80 persen menuju rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono, menyebut proyek tersebut ditarget selesai pada pertengahan atau akhir Desember 2025.

“Belum [selesai]. Nanti 31 Desember, mudah-mudahan pertengahan Desember, sudah selesai,” ujar Hanung saat beritajateng.tv hubungi via WhatsApp, Selasa, 4 November 2025.

Ia menuturkan, progres betonisasi Jalan Majapahit saat ini sudah menyentuh angka 80 persen. Dari total pekerjaan, kata Hanung, tersisa sekitar 500 meter yang akan dibeton. Utamanya di sisi kiri dan kanan jalur utama.

“Progresnya sudah sekitar 80 persen kok. Kalau tidak salah tinggal 500 meter lagi betonnya. Untuk yang jalur utama sudah selesai, tinggal yang sebelah kiri-kanannya,” katanya.

BACA JUGA: Kejar Tenggat Desember 2025, DPU Binmarcipka Jateng Kebut Betonisasi Jalan Majapahit 150 Meter Per Hari

Hanung memastikan seluruh kegiatan perbaikan dan pemeliharaan jalan tidak hanya terfokus untuk menghadapi momen tertentu seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi menjadi bagian dari pekerjaan rutin tahunan DPU BMCK Jawa Tengah.

“Ya bukan dalam rangka itu [Nataru] saja. Kami perbaikan setiap tahun terus-menerus, tidak menunggu Nataru atau Lebaran,” ujarnya.

Meski demikian, Hanung mengakui bahwa periode Nataru dan Lebaran menjadi momen penting yang memerlukan kesiapan ekstra. Pasalnya, tutur Hanung, kedua momentum tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan yang rawan banjir dan kerusakan jalan.

“Di momen-momen itu memang kami siapkan lebih baik, karena Nataru nanti bersamaan dengan musim hujan dan banjir. Begitu juga saat Lebaran, meskipun sudah Maret tapi masih musim penghujan. Nah, itu sekalian kami gunakan untuk perbaikan menyeluruh,” jelasnya.

Ia juga menegaskan seluruh pekerjaan jalan di bawah kewenangan provinsi terus berjalan melalui sembilan balai yang tersebar di Jawa Tengah.

Tak cuma pastikan betonisasi Jalan Majapahit beres tepat waktu, targetkan tingkat kemantapan jalan provinsi naik jadi 94 persen akhir 2025

Selain memastikan betonisasi Jalan Majapahit selesai tepat waktu, Hanung juga menargetkan tingkat kemantapan jalan provinsi meningkat dari 92 persen menjadi 94 persen pada akhir tahun ini.

“Sekarang masih 92 persen sekian. Sambil menunggu teman-teman menyelesaikan pekerjaan, nanti kita menuju ke 94 persen,” tuturnya optimis.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika mendapati jalan berlubang atau rusak di wilayah provinsi. Pelaporan bisa melalui berbagai kanal resmi pemerintah, termasuk media sosial dan WhatsApp Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah.

BACA JUGA: Ruas Pantura Kaligawe Wewenang Pusat, DPU BMCK Jateng: Tak Ada Jalan Provinsi Rusak Parah Akibat Banjir

“Silakan lapor lewat media sosial, itu paling gampang. Bisa juga lewat telepon atau WA ke provinsi. Banyak kanal, dan kami tindaklanjuti 1 x 24 jam,” kata Hanung.

Tak hanya itu, Hanung juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara di musim hujan, terutama saat melewati genangan air.

“Hati-hati saat melewati genangan atau banjir, karena bisa berdampak ke kendaraan. Ikuti juga imbauan dari kepolisian,” pesannya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp