Dalam program SERAMBI 2026, setiap paket penukaran senilai Rp5.300.000 terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000. Skema ini di rancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang biasanya memerlukan pecahan kecil saat berbagi angpao atau salam tempel Lebaran.
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI Jawa Tengah juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS untuk berbagai kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri.
Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. BI mengingatkan pentingnya mengenali ciri keaslian uang dengan metode 3D. Yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Masyarakat juga di minta merawat uang dengan prinsip sederhana seperti tidak melipat, mencoret, menstapler, membasahi, atau meremas uang.
“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Merawat uang dengan baik adalah bagian dari kontribusi kita dalam menjaga stabilitas ekonomi,” tutupnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





