Jateng

Boen Hian Tong Semarang Sajikan Rujak Pare Plus Sambal Kecombrang, Simbol Peristiwa Pahit Mei 1998

×

Boen Hian Tong Semarang Sajikan Rujak Pare Plus Sambal Kecombrang, Simbol Peristiwa Pahit Mei 1998

Sebarkan artikel ini
Rujak Pare
Pembuatan rujak pare sambal kecombrang secara simbolis oleh perwakilan komunitas yang hadir di Gedung Rasa Dharma Gang Pinggir Kota Semarang, Sabtu, 23 Mei 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Yang paling penting sebenarnya laki-lakinya yang ԁiԁiԁik. Karena tekanan sosial, budaya, bahkan agama sering menempatkan perempuan di bawah laki-laki,” ujarnya.

Ia berharap tradisi sederhana seperti makan rujak pare sambal kecombrang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat agar masyarakat lebih peka terhadap kekerasan di sekitar mereka.

“Peringatan ini baru bermakna kalau kita juga melawan kekerasan yang masih terjadi hari ini,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp