“Semua proses rekrutmen terlaksana secara profesional dan bebas dari intervensi pihak manapun. Kami nantikan kontribusi Anda sebagai bagian dari BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja Indonesia,” tutup Harjono.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten, Arimeita Wahyu Adi, menambahkan bahwa penambahan SDM akan memperkuat layanan di daerah.
“Kami optimis pelayanan akan semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak pekerja, termasuk sektor informal,” ungkapnya.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak ada pungutan biaya dan terbuka bagi semua, termasuk penyandang disabilitas. (*)
Editor: Elly Amaliyah





