“Jumlah penumpang keberangkatan internasional naik 1,64 persen, dari 6.040 penumpang pada Oktober menjadi 6.139 penumpang pada November 2025. Kedatangan penumpang internasional juga meningkat 2,38 persen, dari 6.140 menjadi 6.286 penumpang,” katanya.
Peningkatan tersebut, lanjut Wisnu, karena dorongan pergerakan jemaah umrah di Bandara Adi Sumarmo serta adanya penerbangan internasional rute Semarang–Kuala Lumpur dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Untuk angkutan laut domestik, BPS mencatat penurunan penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan.
“Angkutan laut domestik turun masing-masing 18,79 persen untuk keberangkatan dan 22,9 persen untuk kedatangan,” ungkap Wisnu.
Sebaliknya, angkutan laut internasional mengalami peningkatan signifikan.
“Pada November 2025 tercatat 1.926 penumpang keberangkatan dan 1.941 penumpang kedatangan angkutan laut internasional. Hal ini karena adanya dua kapal pesiar berbendera Norwegia yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” ujarnya.
Jumlah Wisatawan Domestik Bulanan Turun, Kumulatif Masih Tumbuh
Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada November 2025 tercatat mengalami penurunan tipis daripada bulan sebelumnya.
“Jumlah perjalanan wisnus asal Jateng pada November 2025 tercatat 11,16 juta perjalanan, turun 0,39 persen dibanding Oktober. Wisnus dengan tujuan Jateng sebanyak 11,21 juta perjalanan, turun 1,39 persen,” jelas Wisnu.
BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan Semarang Tembus 7,6 Juta, Wali Kota Optimistis Lampaui Target 2025
Ia menyebut, penyebab penurunan tersebut karena sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca hingga kalender kegiatan.
“Pada November ini curah hujan cukup tinggi. Selain itu juga bertepatan dengan ujian akhir semester di Jawa Tengah. Dari sisi event, bulan Oktober lebih banyak event, sedangkan November lebih bersifat lokal,” katanya.
Beberapa event nasional yang tetap berlangsung pada November 2025 antara lain Borobudur Marathon di Magelang dan International Mask Festival di Solo. Jika dibandingkan dengan November 2024, kunjungan wisnus ke Jawa Tengah justru mengalami kenaikan tipis.
“Secara tahunan, perjalanan wisnus ke Jawa Tengah pada November 2025 naik 0,36 persen dari November 2024. Event-event besar tersebut lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Wisnu.





