HeadlineNasional

Jaga Harga Stabil Menjelang Lebaran, Jokowi Luncurkan Bantuan Pangan 2023 Secara Nasional

×

Jaga Harga Stabil Menjelang Lebaran, Jokowi Luncurkan Bantuan Pangan 2023 Secara Nasional

Sebarkan artikel ini
cadangan beras pemerintah
Presiden Joko Widodo melakukan peluncuran cadangan beras pemerintah selama tiga bulan ke depan. Selasa (11/4/2023). Sumber: Youtube Sekretariat Presiden.

SUKOHARJO, beritajateng.tv – Presiden Joko Widodo melakukan peluncuran kegiatan penyaluran cadangan beras pemerintah sebagai bantuan pangan tahun 2023. Peluncuran bantuan tersebut terjadi di Perum Bulog Pusat Distribusi Ngabeyan, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Senin (10/4/2023).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya luncurkan penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan tahun 2023,” ujar Presiden melalui laman channel youtube Sekretariat Presiden.

Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan bahwa penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut akan secara continue selama tiga bulan ke depan. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapat bantuan beras 10 kilogram per bulannya.

“Dan ini nanti akan segera kita salurkan ke kabupaten/kota di Solo Raya sebanyak 10 kg,” jelas Presiden.

Secara nasional, pemerintah juga memberi bantuan pangan berupa beras kepada 21,3 juta keluarga. Dengan adanya bantuan pangan ini bisa menurunkan harga beras.

“dan secara nasional semuanya yang mendapat bantuan pangan sebanyak 21,3 juta keluarga,” sambungnya.

Presiden Jokowi berharap adanya penyaluran bahan pangan tersebut akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama tiga bulan ke depan. Selain itu, bantuan beras ini juga bisa mengontrol harga beras di pasaran.

“Kita harapkan dengan bantuan pangan ini kita juga bisa menurunkan harga beras,” ucap Presiden.

BACA JUGA: Langkah Antisipasi Dibutuhkan agar Kenaikan Harga Bahan Pokok Tak Terlalu Tinggi

Cadangan Beras Pemerintah Siap Meluncur Secara Nasional Selama Tiga Bulan Ke Depan

Presiden Jokowi telah memastikan pasokan beras tercukupi di sejumlah daerah di Tanah Air. Hal ini karena masa panen raya masih berlangsung di sejumlah provinsi di Tanah Air, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, harga bahan pokok cenderung menurun karena pasokan yang melimpah.

“Tidak ada masalah dengan pasokan karena berbarengan dengan masa panen diberbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan lainnya,” tutur Presiden.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pemerintah akan tetap melakukan impor beras sebagai cadangan beras pemerintah. Kebijakan tersebut bertujuan sebagai langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi El Nino.

“Kita juga masih memiliki pasokan beras untuk jaga-jaga menghadapi El Nino,” ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa harga bahan pokok akan cenderung murah apabila supply atau pasokan melimpah dan terus terjaga. Apalagi adanya cadangan beras pemerintah yang akan tersalurkan secara nasional akan membuat harga bahan pokok stabil.

“Ya kalau harganya turun berarti pasokannya melimpah. Itu teori ekonomi,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peluncuran kali ini adalah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan Bupati Boyolali M. Said Hidayat (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp