Gaya Hidup

Cek Review Film Suzzanna 2026, Hadirkan Luna Maya Sebagai Tokoh Utama

×

Cek Review Film Suzzanna 2026, Hadirkan Luna Maya Sebagai Tokoh Utama

Sebarkan artikel ini
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. foto:ig/@sorayaintercinefilms

SEMARANG, beritajateng.tv – Luna Maya memang tidak pernah gagal dalam bermain peran di berbagai film, khususnya film yang bergenre horor.

Sebut saja nama film terbarunya yang sukses ia perankan yakni berjudul Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa.

Banyak yang begitu antusias untuk menyaksikan film tersebut, menariknya film ini sudah tayang di bioskop.

Yuk simak berikut informasi seputar reviewnya supaya kamu tidak ketinggalan bagaimana keseruan dari film horor yang satu ini.

BACA JUGA: Sejumlah Merk Tas Berikut ini Dipakai Artis Ternama Saat Menghadiri Pernikahan Luna Maya, Apa Saja Kira-kira?

Luna Maya di Film Suzzanna

Film Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur menghadirkan nuansa klasik dengan sentuhan masa lalu. Anggy Umbara sebagai sutradara menyisipkan berbagai unsur komedi di tengah suasana tegang yang dibangun.

Secara keseluruhan, penyajian film ini tergolong baik karena mampu menciptakan atmosfer mencekam yang cukup terasa.

Meski begitu, elemen komedi cukup dominan dalam film ini. Untungnya, kehadiran beberapa pemeran seperti Asri Welas (Mia), Opie Kumis (Rojali), dan Ence Bagus (Tohir) berhasil menjadi penyeimbang melalui dialog-dialog ringan yang menghibur. Selain itu, konflik yang disusun terasa pas dan tidak berlebihan.

Namun, nuansa horor dalam film ini terasa kurang menakutkan, terutama karena kehadiran trio pembantu Suzzanna yang mengubah atmosfer menjadi lebih santai.

Momen ketika mereka mulai menyadari bahwa Suzzanna adalah sosok hantu, termasuk rasa penasaran Rojali yang mengajak rekan-rekannya untuk membuktikannya, justru menghadirkan kesan yang lebih ringan.

BACA JUGA: Tampil Memukau, Daftar 5 Artis Berikut ini Pakai Tentengan Seharga Jutaan di Acara Pernikahan Luna Maya

Di sisi lain, film ini masih memiliki beberapa kekurangan, seperti alur cerita yang terasa terburu-buru serta konflik yang terkesan terjadi secara kebetulan.

Meskipun demikian, film ini tetap mampu mempertahankan inti ceritanya, yaitu mengungkap asal-usul sosok perempuan yang berubah menjadi Sundel Bolong.

Kisah awal kemunculan Sundel Bolong juga tersampaikan dengan cukup baik. Terinspirasi dari dua film Suzzanna sebelumnya, unsur kengerian khas film horor tetap hadir dengan komposisi yang cukup seimbang. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp