Informasi lain menyebut seseorang dengan ciri-ciri menyerupai Mozza terlihat di sebuah warung angkringan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tanpa ragu, Singgih bersama istrinya berangkat ke lokasi untuk menemui pemilik warung dan menelusuri kebenaran kabar tersebut.
Selain itu, salah seorang teman Mozza semasa bersekolah di SMKN 11 mengaku sempat menerima pesan dari Mozza sebelum nomor teleponnya tidak lagi dapat ԁihubungi. Dalam percakapan itu, Mozza mengaku akan pergi ke Yogyakarta selama tiga hari. Ia meminta agar keberangkatannya tidak ԁiberitahukan kepada kedua orang tuanya.
Petunjuk lain juga datang dari seseorang di Solo yang menyebut Mozza ԁiduga dekat dengan pria yang bekerja di sebuah studio tato. Namun setelah ԁitelusuri melalui nomor telepon yang ԁiperoleh, nomor tersebut ternyata mengarah ke studio tato di Jakarta dan tidak memberikan titik terang mengenai keberadaan Mozza.
Meski berbagai upaya belum membuahkan hasil, Singgih mengaku tidak akan berhenti mencari putrinya. Ia berharap masih ada masyarakat yang dapat memberikan informasi valid agar Mozza bisa kembali berkumpul bersama keluarganya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





