HeadlineHukum & Kriminal

Ciptakan Teori Anyar, Kamaruddin Simanjuntak Duga Mirna Salihin Tewas Lantaran Tikus

×

Ciptakan Teori Anyar, Kamaruddin Simanjuntak Duga Mirna Salihin Tewas Lantaran Tikus

Sebarkan artikel ini
Kamaruddin Simanjuntak
Pengacara Kamaruddin Simanjuntak. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengacara Kamaruddin Simanjuntak mempertimbangkan untuk membela Jessica Wongso dalam kasus kontroversial kopi sianida. Dalam perkembangan terbaru, Jessica Wongso mendapatkan dukungan yang kuat dari para warganet yang percaya pada ketidakbersalahannya.

Seperti Otto Hasibuan dan Hotman Paris, Kamaruddin Simanjuntak juga merasa bahwa proses hukum yang Jessica Wongso jalani tidak adil. Ia pun bersedia memberikan dukungan hukum untuknya.

Tidak hanya itu, Kamaruddin juga memiliki keraguan terhadap keterlibatan Jessica Wongso sebagai dalang di balik kematian Wayan Mirna Salihin. Ia merasa bahwa ada kemungkinan lain yang mungkin menjadi penyebab kematian Mirna Salihin.

BACA JUGA: Pengacara Jessica Terserang Kanker, Ayah Mirna Salihin: Kena Karma Itu, Biar Dia Mati Sekalian

Teori kematian Mirna Salihin menurut Kamaruddin Simanjuntak

Menurut Kamaruddin Simanjuntak, kematian Mirna Salihin mungkin bukan oleh sianida seperti yang dakwaan. Ia memiliki teori sendiri yang menyebutkan bahwa tikus-tikus yang berkeliaran di mal tempat kejadian mungkin terlibat.

“Saya punya firasat ini. Ada penyebab lain yang menyebabkan dia mati. Apa? Di situ ada tikus-tikus. Tikus-tikus itu ada di atap-atap itu. Dia bebas ke mana-mana,” ujar Kamaruddin dalam sebuah video di akun TikTok @artis_daratals.

BACA JUGA: Bantah Klaim Otto Hasibuan Tanpa Bayaran, Ayah Mirna Sebut Harta Keluarga Jessica Habis untuk Sewa Pengacara

Berdasarkan keterangan security, Kamaruddin Simanjuntak menduga bahwa tikus-tikus tersebut mungkin security yang meracuni dan kemudian mengontaminasi bahan-bahan kopi yang Mirna Salihin konsumsi.

“Dan tikus itu sekuritinya yang racun itu. Bukan tidak mungkin tikus itu hinggap di dapur kena ke, entah ke gula, entah ke apa namanya, dan dipasang (dimasukkan) kembali ke gelas, kita enggak tahu,” tuturnya.

“Saya tanya, ‘Ini tikus gimana nih?’ (Jawaban sekuriti) ‘Ini pak, banyak di sini’, restorannya itu. ‘Loh, enggak diracun?’ ‘Kemarin pak, sudah diracun katanya’. Masih ada lagi, karena itu kan kayu-kayu. Nah, bukan tidak mungkin ke situ,” tandas Kamaruddin Simanjuntak. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp