“Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat,” (QS Al-Baqarah: 197).
Dalam perjalanan yang panjang, kita perlu meluangkan waktu untuk beristirahat demi mengembalikan energi dan semangat agar bisa melanjutkan langkah ke depan.
Demikian pula dalam menjalani kehidupan di dunia ini, kita perlu menyediakan waktu khusus untuk merenung, mengevaluasi diri, menghitung amal, dan melakukan introspeksi mendalam yang dalam istilah Arab yakni muhasabah.
Begitu pentingnya muhasabah, hingga Sayyidina Umar bin Khattab pernah menyampaikan pesan yang mendalam tentang hal ini.
“Hisablah (introspeksi) kalian sebelum kalian dihisab, dan berhias kalian untuk menghadapi penyingkapan yang besar (hisab). Sesungguhnya hisab pada hari kiamat akan menjadi ringan hanya bagi orang yang selalu menghisab dirinya saat hidup di dunia.” (*)





