Pola cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Solo Raya yang kerap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur panjang bergulir.
BMKG memprakirakan cuaca wilayah Solo Raya mulai pagi hingga siang hari bakal cerah berawan. Namun, hujan ringan masih berpeluang mengguyur kawasan tersebut sejak siang, sore, hingga awal malam.
“Kalau Solo Raya juga untuk beberapa hari ke depan pagi hingga siang kami perkirakan cerah berawan hingga berawan, tetapi untuk siang, sore hingga awal malam masih ada potensi hujan ringan, tapi secara sporadis juga dan tetap harus hati-hati dan waspada,” ujarnya.
Tren Hujan Lebat Berkurang, BMKG Tetap Pertahankan Status Waspada
Secara umum, BMKG melihat potensi hujan lebat hingga ekstrem wilayah Jawa Tengah mulai menyusut jika membandingkannya dengan beberapa pekan sebelumnya.
Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang mengguyur sejumlah daerah, terutama menjelang sore hingga malam hari.
“Kalau untuk long weekend kemungkinan hujan lebat hingga ekstrem kayaknya sudah berkurang ya, tapi untuk potensi hujan ringan sih masih ada. Mungkin sore hingga malam. Untuk pagi kami perkirakan masih cerah berawan hingga berawan,” jelas Risca.
Sementara itu, merujuk informasi peringatan dini cuaca tiga harian rilis Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang pada Jumat, 29 Mei 2026, BMKG masih mencatat potensi hujan sedang hingga lebat menyelimuti sejumlah wilayah Jawa Tengah dengan status waspada.
Pada Jumat, 29 Mei 2026, potensi hujan sedang hingga lebat mengintai Kabupaten Banyumas, Wonosobo, dan Temanggung.
Kemudian menyusul pada Sabtu, 30 Mei 2026, wilayah yang berpotensi menghadapi hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Jepara, Pati, dan Kudus.
Sementara pada penghujung libur Minggu, 31 Mei 2026, potensi cuaca serupa berpeluang melanda Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Kendal bagian selatan, Kabupaten Semarang, serta Grobogan.
Meski demikian, BMKG sama sekali tidak mengeluarkan status siaga maupun awas selama periode libur tersebut.





