Jateng

Daftar UMK Jateng 2026 Jika Naik 10,5 Persen: Semarang Tertinggi, Banjarnegara Terendah

×

Daftar UMK Jateng 2026 Jika Naik 10,5 Persen: Semarang Tertinggi, Banjarnegara Terendah

Sebarkan artikel ini
Jenis-jenis mata uang rupiah Indonesia
Jenis-jenis mata uang rupiah Indonesia (sumber: freepik.com)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah bersiap mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026, termasuk Jawa Tengah yang dijadwalkan pada 21 November mendatang.

Kalangan buruh, melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengusulkan kenaikan upah sebesar 8,5% hingga 10,5% berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.168/PUU-XXI/2023.

Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa penetapan upah minimum harus mempertimbangkan kebutuhan hidup layak (KHL), inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta indeks tertentu sebagaimana diatur MK.

BACA JUGA: UMK Semarang Bisa Naik 19 Persen Jadi Rp4,1 Juta? DPRD: Harus Adil untuk Buruh dan Pengusaha

Ia menyebut Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) baru sekali menggelar rapat tanpa keputusan, menjelang tenggat penetapan UMP November ini.

Sementara itu, UMK Jawa Tengah 2025 sebelumnya ditetapkan naik 6,5%. Kota Semarang menjadi daerah dengan UMK tertinggi, yakni Rp3.454.827. Jika usulan buruh, yakni kenaikan 10,5%, digunakan sebagai simulasi, berikut daftar lengkap UMK 2026 di Jawa Tengah:

Simulasi UMK Jawa Tengah 2026 (Kenaikan 10,5%)

1. Kota Semarang
2025: Rp3.454.827 → Rp3.817.583

2. Kabupaten Demak
2025: Rp2.940.716 → Rp3.249.491

3. Kabupaten Kendal
2025: Rp2.783.455 → Rp3.075.717

4. Kabupaten Semarang
2025: Rp2.750.136 → Rp3.038.900

5. Kabupaten Kudus
2025: Rp2.680.485 → Rp2.961.935

6. Kabupaten Cilacap
2025: Rp2.640.248 → Rp2.917.474

7. Kabupaten Jepara
2025: Rp2.610.224 → Rp2.884.297

8. Kota Pekalongan
2025: Rp2.545.138 → Rp2.812.377

9. Kabupaten Batang
2025: Rp2.534.383 → Rp2.800.493

10. Kota Salatiga
2025: Rp2.533.583 → Rp2.792.008

11. Kabupaten Pekalongan
2025: Rp2.486.653 → Rp2.747.751

12. Kabupaten Magelang
2025: Rp2.467.488 → Rp2.726.574

13. Kabupaten Karanganyar
2025: Rp2.437.110 → Rp2.693.006

14. Kota Surakarta (Solo)
2025: Rp2.416.560 → Rp2.670.298

15. Kabupaten Boyolali
2025: Rp2.396.598 → Rp2.648.240

16. Kabupaten Klaten
2025: Rp2.389.820 → Rp2.640.751

17. Kota Tegal
2025: Rp2.376.683 → Rp2.626.234

18. Kabupaten Sukoharjo
2025: Rp2.359.488 → Rp2.607.234

19. Kabupaten Banyumas
2025: Rp2.338.410 → Rp2.583.943

20. Kabupaten Purbalingga
2025: Rp2.338.283 → Rp2.583.802

BACA JUGA: HIPMI Kabupaten Semarang Rangkul UMKM sebagai Mitra Penggerak Ekonomi

21. Kabupaten Tegal
2025: Rp2.333.586 → Rp2.578.612

22. Kabupaten Pati
2025: Rp2.332.350 → Rp2.577.246

23. Kabupaten Wonosobo
2025: Rp2.299.521 → Rp2.540.970

24. Kabupaten Pemalang
2025: Rp2.296.140 → Rp2.537.234

25. Kota Magelang
2025: Rp2.281.230 → Rp2.520.759

26. Kabupaten Purworejo
2025: Rp2.265.937 → Rp2.503.860

27. Kabupaten Kebumen
2025: Rp2.259.873 → Rp2.497.159

28. Kabupaten Grobogan
2025: Rp2.254.090 → Rp2.490.769

29. Kabupaten Temanggung
2025: Rp2.246.850 → Rp2.482.769

30. Kabupaten Brebes
2025: Rp2.239.801 → Rp2.474.980

31. Kabupaten Blora
2025: Rp2.238.430 → Rp2.473.465

32. Kabupaten Rembang
2025: Rp2.236.168 → Rp2.470.965

33. Kabupaten Sragen
2025: Rp2.182.200 → Rp2.411.331

34. Kabupaten Wonogiri
2025: Rp2.180.587 → Rp2.409.548

35. Kabupaten Banjarnegara
2025: Rp2.170.475 → Rp2.398.374 (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp