SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah bersiap mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026, termasuk Jawa Tengah yang dijadwalkan pada 21 November mendatang.
Kalangan buruh, melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengusulkan kenaikan upah sebesar 8,5% hingga 10,5% berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.168/PUU-XXI/2023.
Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa penetapan upah minimum harus mempertimbangkan kebutuhan hidup layak (KHL), inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta indeks tertentu sebagaimana diatur MK.
BACA JUGA: UMK Semarang Bisa Naik 19 Persen Jadi Rp4,1 Juta? DPRD: Harus Adil untuk Buruh dan Pengusaha
Ia menyebut Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) baru sekali menggelar rapat tanpa keputusan, menjelang tenggat penetapan UMP November ini.
Sementara itu, UMK Jawa Tengah 2025 sebelumnya ditetapkan naik 6,5%. Kota Semarang menjadi daerah dengan UMK tertinggi, yakni Rp3.454.827. Jika usulan buruh, yakni kenaikan 10,5%, digunakan sebagai simulasi, berikut daftar lengkap UMK 2026 di Jawa Tengah:
Simulasi UMK Jawa Tengah 2026 (Kenaikan 10,5%)
1. Kota Semarang
2025: Rp3.454.827 → Rp3.817.583
2. Kabupaten Demak
2025: Rp2.940.716 → Rp3.249.491
3. Kabupaten Kendal
2025: Rp2.783.455 → Rp3.075.717
4. Kabupaten Semarang
2025: Rp2.750.136 → Rp3.038.900
5. Kabupaten Kudus
2025: Rp2.680.485 → Rp2.961.935
6. Kabupaten Cilacap
2025: Rp2.640.248 → Rp2.917.474
7. Kabupaten Jepara
2025: Rp2.610.224 → Rp2.884.297
8. Kota Pekalongan
2025: Rp2.545.138 → Rp2.812.377
9. Kabupaten Batang
2025: Rp2.534.383 → Rp2.800.493
10. Kota Salatiga
2025: Rp2.533.583 → Rp2.792.008
11. Kabupaten Pekalongan
2025: Rp2.486.653 → Rp2.747.751
12. Kabupaten Magelang
2025: Rp2.467.488 → Rp2.726.574
13. Kabupaten Karanganyar
2025: Rp2.437.110 → Rp2.693.006
14. Kota Surakarta (Solo)
2025: Rp2.416.560 → Rp2.670.298
15. Kabupaten Boyolali
2025: Rp2.396.598 → Rp2.648.240
16. Kabupaten Klaten
2025: Rp2.389.820 → Rp2.640.751
17. Kota Tegal
2025: Rp2.376.683 → Rp2.626.234
18. Kabupaten Sukoharjo
2025: Rp2.359.488 → Rp2.607.234
19. Kabupaten Banyumas
2025: Rp2.338.410 → Rp2.583.943
20. Kabupaten Purbalingga
2025: Rp2.338.283 → Rp2.583.802
BACA JUGA: HIPMI Kabupaten Semarang Rangkul UMKM sebagai Mitra Penggerak Ekonomi
21. Kabupaten Tegal
2025: Rp2.333.586 → Rp2.578.612
22. Kabupaten Pati
2025: Rp2.332.350 → Rp2.577.246
23. Kabupaten Wonosobo
2025: Rp2.299.521 → Rp2.540.970
24. Kabupaten Pemalang
2025: Rp2.296.140 → Rp2.537.234
25. Kota Magelang
2025: Rp2.281.230 → Rp2.520.759
26. Kabupaten Purworejo
2025: Rp2.265.937 → Rp2.503.860
27. Kabupaten Kebumen
2025: Rp2.259.873 → Rp2.497.159
28. Kabupaten Grobogan
2025: Rp2.254.090 → Rp2.490.769
29. Kabupaten Temanggung
2025: Rp2.246.850 → Rp2.482.769
30. Kabupaten Brebes
2025: Rp2.239.801 → Rp2.474.980
31. Kabupaten Blora
2025: Rp2.238.430 → Rp2.473.465
32. Kabupaten Rembang
2025: Rp2.236.168 → Rp2.470.965
33. Kabupaten Sragen
2025: Rp2.182.200 → Rp2.411.331
34. Kabupaten Wonogiri
2025: Rp2.180.587 → Rp2.409.548
35. Kabupaten Banjarnegara
2025: Rp2.170.475 → Rp2.398.374 (*)





