SEMARANG, beritajateng.tv – Meski sudah pasti langsung lolos melalui tiket wildcard tuan rumah, para pilot Paralayang yang Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Semarang persiapkan terus mengasah kemampuan.
Salah satunya melalui keikutsertaan pada Babak Kualifikasi Porprov Jawa Tengah XVII 2025 untuk cabang olahraga (cabor) Paralayang yang digelar di Gunung Gajah Telomoyo, Kecamatan Getasan, 20-24 Agustus 2025.
“Terlebih, FASI Kabupaten Semarang menargetkan empat medali emas di Porprov Jawa Tengah XVII 2026 nanti,” kata Ketua FASI Kabupaten Semarang, Sundari Bondan Marutohening, Kamis, 21 Agustus 2025.
BACA JUGA: Babak Kualifikasi Cabor Paralayang Porprov Jateng XVII, 87 Atlet Terbang di Gunung Gajah Telomoyo
Menurutnya, target empat medali emas pada Porprov Jawa Tengah XVII 2026 cukup realistis. Selain tuan rumah, para pilot FASI Kabupaten Semarang juga lebih familier dengan karakter venue.
Oleh karena itu, jelasnya, babak kualifikasi atau Pra Porprov cabor paralayang kali ini dimanfaatkan lima pilot yang FASI Kabupaten Semarang siapkan untuk mengasah tehnik dan strategi nomor ketepatan mendarat.
Kendala pilot Paralayang Kabupaten Semarang
Selain itu, FASI Kabupaten Semarang juga telah memfasilitasi sarana-prasarana (sarpras) untuk para pilot di Porprov Jawa Tengah XVII 2026 nanti. Misalnya seperti payung parasut baru yang lebih kompetitif.
Pasalnya, kendala yang para pilot hadapi selama ini yakni sarpras yang kurang memadai. “Mudah-mudahan dengan dukungan sarpras ini juga akan mendongkrak prestasi Kabupaten Semarang di cabor paralayang,” tegasnya.
Di lain pihak, Sundari juga memastilan kesiapan FASI Kabupaten Semarang sebagai tuan rumah cabor paralayang Porprov Jawa Tengah XVII 2026. Tak hanya venue di Gunung Gajah, tetapi juga infrastruktur pendukungnya.
BACA JUGA: KONI Kota Semarang Gelar Tes Fisik Berkala 651 Atlet PSE untuk Porprov Jateng XVII 2026
Termasuk juga dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Semarang. Bahkan, komunitas paralayang luar daerah pun banyak yang mendukung. Misalnya, Technical Delegate (TD), Alfari Widyasmara, yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Kalau kesiapan sebagai tuan rumah, kami sudah sangat siap,” tandas Sundari. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





