Menanggapi potensi politik di nasional dan kota berbeda, menurutnya, pihaknya sudah memahami. Pimpinan partai pun sudah memahami bagaimana arah politiknya. Mengenai kemungkinan adanya perubahan arah poltik, dia menilai, bisa saja terjadi.
“Saya kira politik dinamis, bisa saja berubah, melihat surveinya, bisa saja. Semua masih memungkinkan. Tidak berubahnya nanti Agustus ketika sudah di KPU,” jelasnya.
Hingga kini, Erry mengaku, belum dapat memastikan kapan rekomendasi dari pusat akam turun. Di tingkat kota, pihaknya sudah melakukan komunikasi politik dan menyatakan berkoalisi dengan PKS.
“Selama ini kita sudah seperti suami istri dengan PKS, sudah 10 kursi. Dengan PSI 5, menjadi 15 kursi. Siapa tahu kalau itu deal-dealan dr pusat. Siapapun partainya, itu instruksi DPP, saya mengikuti,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




