Jateng

Diduga Ada Penunggang Aksi Mahasiswa di Semarang, Kapolda Jateng: Kami Identifikasi Sampai 100 Orang

×

Diduga Ada Penunggang Aksi Mahasiswa di Semarang, Kapolda Jateng: Kami Identifikasi Sampai 100 Orang

Sebarkan artikel ini
Aksi Mahasiswa Semarang
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, usai apel penutupan di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 22 Oktober 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Sebanyak 2.900 personel gabungan ԁikerahkan untuk mengantisipasi pergerakan massa dari titik kumpul mahasiswa, kawasan air mancur, hingga Tugu Muda.

Massa aksi yang tergabung dalam aliansi BEM Semarang Raya mulai berkumpul di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah sekitar pukul 16.30 WIB.

BACA JUGA: Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, BEM Semarang Raya Desak Pemerintah Stabilkan BBM hingga Tangani Bencana

Sejumlah mahasiswa bergantian menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.

Sekitar pukul 17.00 WIB, massa kemudian bergeser menuju kawasan Simpang Lima, tepatnya di sekitar Patung Kuda Universitas Diponegoro (Undip).

Sejumlah demonstran sempat meminta polisi yang membuat barikade menggunakan badan agar membuka akses jalan menuju kawasan Simpang Lima.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menemui massa sekitar pukul 18.30 WIB tanpa pengawalan dan meminta peserta aksi tetap tertib saat menyampaikan aspirasi.

Massa aksi kemudian menyalakan flare merah dan bergerak ke arah Simpang Lima Kota Semarang sekitar pukul 19.00 WIB dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Berdasarkan pantauan beritajateng.tv, massa aksi akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 19.30 WIB. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp