SALATIGA, beritajateng.tv – Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala, setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah dump truck di Salatiga, Jawa Tengah.
Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan Fatmawati Kota Salatiga. Tepatnya di depan PT Matahari Gemilang Indonesia, Kelurahan Blotongan, Kecamata Sidorejo, Selasa 11 November 2025 dini hari.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Salatiga, Aiptu Siswanto yang beritajateng.tv konfirmasi menyampaikan, korban, Mateus Jumingin (58). Korban merupakan warga Kelurahan Sidorejo, Kota Salatiga.
“Korban meninggal dunia merupakan pengendara sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi H 3756 AK,” jelasnya, saat beritajateng.tv konfirmasi di Salatiga, Selasa siang.
Dari olah TKP yang penyidik Satlantas Polres Salatiga lakukan, jelas Siswanto, terungkap peristiwa kecelakaan. Yakni bermula saat korban berkendara dari arah Salatiga menuju Blotongan.
BACA JUGA: Basarnas Semarang Latih 56 Relawan Tangani Kecelakaan Kendaraan Lewat Bimtek VAR
Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor menabrak bagian belakang dump truck Hino bernomor polisi H 8601 MG yang pada saat itu sedang berhenti di bahu jalan.
Diduga, pengendara sepeda motor Honda Beat kurang waspada dengan situasi di depannya dan tidak memperhatikan keberadaan truk yang berhenti di bahu jalan tersebut.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan. “Meskipun sempat dibawa ke RSUD Kota Salatiga, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menambahkan, terkait peristiwa kecelakaan ini. Satlantas Polres Salatiga telah mengambil langkah-langkah kepolisian di lokasi kejadian.
Yakni mengamankan barang bukti, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta berkoordinasi dengan pihak RSUD Kota Salatiga untuk penanganan korban.
“Anggota kami juga melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk, serta saksi- saksi yang pada peristiwa terjadi berada di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
BACA JUGA: Kesaksian Solehat, Petugas Kebersihan yang Selamat dari Kecelakaan Bus FKK Bendan Ngisor
Lebih lanjut, AKP Darmin mengimbau seluruh masyarakat selalu memperhatikan kondisi jalan dan menjaga jarak aman, khususnya pada jam rawan dan minim penerangan.
Ia juga mengingatkan kepada pengemudi kendaraan besar agar tidak memarkir kendaraan di bahu jalan tanpa rambu atau tanda peringatan. “Karena hal itu berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




