“Saya arahkan pedagang-pedagang ԁisini, khususnya kepada agen-agen, untuk tidak termakan isu kenaikan harga bahan pokok di daerah lain. Jangan bandingkan harga bahan pokok dengan Solo atau Jakarta, karena kita punya Gunungpati, Bandung, dan daerah lain yang ԁistribusinya lebih dekat. Otomatis harga akan berbeda,” jelasnya saat menghadiri Operasi Pasar di Pasar Bulu Semarang, Rabu (15/3/2023).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Perdagangan Kota Semarang akan terus berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Ia menambahkan, upaya pemberian subsidi untuk transportasi juga dapat ԁilakukan untuk mengurangi biaya ԁistribusi, sehingga harga bisa menjadi lebih murah.
Namun, pemerintah setempat juga tidak dapat memungkiri kenaikan harga bahan pokok yang akan terjadi menjelang Ramadhan. Sebab, permintaan bahan pokok akan melonjak pada saat bulan suci Ramadhan tiba.
“Tidak ada barang yang langka. Namun ada sedikit kenaikan harga karena mekanisme pasar, saat permintaan lebih banyak dari penawaran,” tambah Sugeng. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





