SEMARANG, 13/3 (beritajateng.tv) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mulai melakukan koordinasi dan persiapan jalur mudik menjelang bulan suci Ramadan dan mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2023 ini.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto, Senin (13/3/2023) di Balaikota Semarang.
Menurut Endro, Dishub Kota Semarang memfokuskan pada kesiapan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terutama penumpang yang menggunakan angkutan moda trasportasi umum di Kota Semarang.
Tak kalah penting, pihaknya juga mempersiapkan dari sisi penyediaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL), rambu lalu lintas penunjuk arah serta melaksanakan rekayasa lalu lintas jika ada kemacetan pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, menjelang datangnya bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini, Dishub telah melakukan berbagai persiapan, misalnya memberikan pembinaan dan penyuluhan awak angkutan penumpang oleh Dishub dan instansi terkait pada baru-baru ini.
“Penekanan kita berikan pada para pengemudi sebelum mengoperasikan kendaraan agar memperhatikan terkait safety ridingnya. Pertama, dengan pengecekan kelaikan armada sendiri, meliputi fungsi rem, kondisi ban, tekanan angin, lampu depan, belakang, lampu sign dan wifer,” ujar Endro, Senin (13/3/2023).
Dishub juga telah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang memberikan sosialisasi dengan pendekatan keselamatan nyawa angkutan umum, dan Jasa Raharja yang berhubungan dengan masalah asuransi jika terjadi kecelakaan.
“Selain itu juga kami terus memberikan sosialiasi terkait kepatuhan ramp check kepada perusahaan angkutan orang di wilayah kota Semarang,” sambung Endro.
Adapun saat pelaksanaan arus mudik Lebaran, lanjut dia, pihaknya akan mendirikan pos terpadu yang berkoordinasi dengan Satlantas terkait titik lokasi pos pemantauan didirikan. Karena hal ini sudah menjadi agenda ritual tahunan dengan instansi terkait lainnya.
Termasuk, pemerintah kota Semarang melalui Dishub Kota Semarang akan menyiapkan sebanyak 6 armada untuk mudik gratis bagi pemudik.
“Bagi pemudik yang tujuan ke Jakarta nantinya diantarkan naik bus. Lalu, saat arus balik juga dijemput pulang kembali,” paparnya.
Endro menyebut, yang terpenting, Dishub menyoroti terkait keamanan perjalanan mudik bagi pemudik, yakni masalah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (Apil), rambu lalu lintas penunjuk arah serta persiapan skenario jika ada kemacetan.
“Karena adanya jalan tol dari Jakarta ke wilayah timur otomatis relatif mengurangi beban kendaraan di jalan protokol. Namun, diantisipasi jika kondisi tol padat, bisa beralih ke jalur pantura,” katanya.
Endro berharap momen mudik Lebaran tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib.
“Yang terpenting, mempersiapkan jalur mudik agar perjalanan pemudik aman, menyiapkan dengan baik traffic light, penunjuk arah, jangan sampai pemudik lewat kota Semarang kesulitan menentukan arah tujuan. Kami juga akan pantau lewat Area Traffic Control System (ATCS) seluruh ruas dan persimpangan jalan serta sisi kesiapan jalur mudik dan infrastruktur jalan. Dishub akan berkoordinasi dengan DPU, memberikan masukan titik ruas jalan mana yang rusak agar segera diperbaiki guna memberikan kenyamanan bagi pemudik nantinya,” pungkasnya. (*)
Editor : Elly Amaliyah





