Jateng

Distanbun Sebut Serangan Hama Tikus di Kabupaten Semarang Terparah se-Jateng, Akan Kaji Studi Kasus

×

Distanbun Sebut Serangan Hama Tikus di Kabupaten Semarang Terparah se-Jateng, Akan Kaji Studi Kasus

Sebarkan artikel ini
Semarang Tikus
Petani menghitung tangkapan "gropyokan" tikus di lahan sawah sekitar Danau Rawapening, Kabupaten Semarang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Muh. Edy Sukarno, mengatakan serangan hama tikus yang luar biasa ini tidak lepas dari faktor buruknya keseimbangan alam.

BACA JUGA: BACA JUGA: Beban Ganda Petani Banyubiru Semarang: Biaya Tinggi dan Serbuan Tikus dari Luar Daerah

Sehingga, gerdal hama tikus serentak di lima wilayah kecamatan ini menjadi langkah awal untuk mengajak petani dan stakeholder lainnya lebih peduli. Bahwa ada keseimbangan ekosistem yang terganggu.

Dalam jangka panjang, Kabupaten Semarang akan menempatkan para petani sebagai garda terdepan dalam rangka merawat dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Sehingga, semua akan memiliki kesadaran bersama-sama untuk menjaga keseimbangan alam. “Tidak hanya terkait pengendalian hama, namun juga menjaga sumber-sumber air untuk mendukung pertanian,” jelas Edy. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp