Jateng

Djoko Riyanto Suami Wali Kota Semarang Berpulang, Gerimis Iringi Tangis Keluarga saat Misa Requiem

×

Djoko Riyanto Suami Wali Kota Semarang Berpulang, Gerimis Iringi Tangis Keluarga saat Misa Requiem

Sebarkan artikel ini
Djoko Riyanto Semarang
Suasana rumah duka Vincentius Djoko Riyanto di Jalan Gedawang Permai, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Minggu, 9 November 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepergian Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang sekaligus suami Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Vincentius Djoko Riyanto, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan kerabat.

Isak tangis menyelimuti rumah duka Djoko Riyanto di Jalan Gedawang Permai, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Djoko mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 9 November 2025 pukul 05.30 WIB.

Hujan gerimis pun sempat mengiringi Misa Requiem atau Misa Pemberkatan jenazah Djoko Riyanto.

BACA JUGA: Layat ke Rumah Duka Djoko Riyanto, Gubernur Ahmad Luthfi Lipur dan Kuatkan Wali Kota Agustina

Pantauan beritajateng.tv, pejabat publik hingga politikus hadir mengantar kepergian Djoko. Mulai dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua DPRD Jawa Tengah sekaligus Sekretaris PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah Sumanto, beberapa bupati, hingga anak Bambang Pacul yang menjabat sebagai Anggota DPD RI, Casytha Arriwi Kathmandu, tampak hadir di lokasi.

Selain pejabat, desainer terkemuka Indonesia asal Kota Semarang, Anne Avantie, juga hadir dalam Misa Requiem. Anne pun tampak memeluk Agustina sekaligus menguatkan sosoknya yang kehilangan sang suami selamanya.

Tak hanya itu, karangan bunga turut memenuhi sepanjang Jalan Gedawang Permai. Mulai dari karangan bunga milik Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Ketua DPRD Kota Salatiga, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Bupati Demak Eisti’anah, hingga Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo.

Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang pimpin Misa Requiem Djoko Djoko Riyanto

Sebelum pemakaman jenazah di TPU Demangan Srondol Wetan, Banyumanik, Misa Requiem. Misa tersebut dipimpin Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sugiyana, dimulai sekitar pukul 15.05 WIB.

Lantunan lagu rohani mengiringi jalannya misa. Sesekali, tampak Agustina dan ketiga anaknya tak kuasa menahan air mata saat misa berlangsung.

Pesan menyentuh disampaikan Romo FX Sugiyana, sekaligus mengenang sosok Djoko semasa hidupnya melawan penyakit.

“Keluarga juga sudah mengupayakan berbagai cara agar Bapak Djoko bisa sembuh dan agar ia bisa berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat, berkumpul dengan kita semua para sahabat-sahabat, kolega-kolega, rekan-rekan kerja. Rumah sakit juga sudah mengupayakan yang terbaik untuk Bapak Djoko,” ujar Romo FX Sugiyana.

BACA JUGA: Legislator PDIP Kenang Mendiang Djoko Riyanto: Humoris, Kerja Ikhlas, Tetap Aktif di DPRD Meski Sakit

“Tetapi rencana Tuhan adalah rencana Tuhan. Yang sebagai orang beriman tentu kita bisa hanya membuka diri ketika Tuhan menghendaki. Dialah yang menciptakan, Dialah asal kehidupan kita, tetapi Dia pula yang akhirnya juga menghendaki,” sambungnya.

Perwakilan keluarga hingga perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun menyampaikan pesan dan kesan sebelum mendiang Djoko dimakamkan.

Tepat pukul 17.00 WIB, keluarga dan kerabat mengantarkan mendiang Djoko Riyanto ke di TPU Demangan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp